Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Memata-Matai Presiden Erdogan, Dua Polisi Jadi Terdakwa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2015 20:09 8:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Maret 2015 20:03
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pengadilan di Turki hari Ahad (29/3/2015) menjadikan terdakwa dua orang anggota polisi dengan tuduhan melakukan aktivitas curi-dengar ilegal atas Presiden Recep Tayyip Erdogan, setelah mereka diekstradisi dari Rumania. Demikian dilaporkan AFP mengutip laporan kantor berita resmi Turki.

Sedat Zavar, seorang mantan kepala polisi, dan Ilker Usta ditangkap di bandara Istanbul pada Sabtu malam setibanya dari Bukhares, lapor kantor berita Anadolu.

Pengadilan di Istanbul mendakwa mereka “membentuk sebuah sindikat kejahatan”, “melanggar hak privasi” dan “mengambil informasi personal secara ilegal,” lapor Anatolia.

Saat ini mereka meringkuk dalam tahanan dan akan dimunculkan di persidangan pada 4 Mei mendatang. Jika terbukti bersalah, keduanya terancam dipenjara 36 tahun lamanya.

Penahanan itu merupakan bagian dari operasi pemberantasan para pengikut tokoh Muslim Turki, Fethullah Gulen. Pemikir Muslim yang hingga sekarang masih bermukim di Amerika Serikat itu dituduh Ankara membentuk “negara paralel”, yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Erdogan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gulen sebelumnya adalah sekutu politik Erdogan. Namun, hubungan keduanya pecah dan menjadi getir pada akhir 2013, setelah Gulen –yang memiliki banyak pengikut di segala lapisan dan kelompok masyarakat, serta lembaga pemerintahan Turki– menuduh ada orang-orang dekat di sekitar Erdogan yang melakukan tindak korupsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekjen PBB Ban Ki-moon Tiba di Baghdad
Tulisan selanjutnya Perawat Senior Ini Mengaku Mencabuli Sejumlah Pasien Wanita di UGD

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat

Berita
14 September 2026 21:39
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
Peringatan Hari Kematian Mahsa Amini Pertokoan Tutup, Pasukan Keamanan Iran Bersiaga

Terbaru

  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina
  • Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
  • Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI
  • Texas Sahkan Kurikulum Sejarah Anti-Muslim, Kaitkan Islam dengan Perang dan Perbudakan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?