Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

United Airlines Tak Beri Muslimah Minuman Kaleng dengan Alasan Bisa Dijadikan Senjata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Juni 2015 15:13 3:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Juni 2015 15:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah maskapai penerbangan Amerika Serikat melakukan diskriminasi atas seorang wanita Muslim dengan tidak memberikannya minuman kaleng yang masih tertutup, dengan alasan bisa dijadikan senjata oleh Muslimah tersebut.

Tahera Ahmad, seorang wanita berkerudung, melakukan perjalanan dari Chicago ke ibukota Washington DC hari Sabtu (30/5/2015) dengan menumpang penerbangan United. Saat di atas pramugari/ra tidak memberikannya minuman kaleng yang masih utuh belum dibuka, sementara penumpang lainnya diberikan.

Ketika Ahmad bertanya apa alasannya, petugas menjawab minuman cola dalam kaleng itu bisa dipergunakan wanita Muslim tersebut sebagai senjata.

Ahmad, seorang mahasiswi yang juga bekerja sebagai chaplain (pembimbing rohani di sebuah institusi), lantas menceritakan diskriminasi yang diterimanya itu di media sosial.

“Saya tidak tahan dan akhirnya menangis di pesawat ini, karena saya pikir orang-orang akan membela saya dan mengatakan sesuatu,” tulis Muslimah itu di laman Facebook.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di posting selanjutnya, Ahmad mengatakan bahwa kedua kru dan pilot penerbangan itu kemudian meminta maaf atas kejadian tersebut.

Dalam penyataan yang dirilis Sabtu malam United Airlines mengatakan bahwa terjadi “kesalahpahamam soal sekaleng minumam diet soda,” dan mereka telah berulangkali mencoba untuk mengakomodasi permintaan Ahmad, lapor Aljazeera (1/6/2015).

“Kru di pesawat bertemu dengan nona Ahmad setelah pesawat tiba di Washington guna memberikan bantuan dan membicarakan masalah itu lebih lanjut,” bunyi pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa pihak maskapai sudah meminta maaf atas kejadian tersebut.

Peristiwa itu mengundang kecaman banyak orang di media sosial, dengan seruan boikot atas United Airlines. Cerita itu beredar luas di media sosial.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisioner Perlindungan Anak Vatikan Kecam Kardinal Australia Terkait Pedofilia
Tulisan selanjutnya Ribuan Orang Memprotes Aborsi di Warsawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?