Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

RUU Yahudi Lakukan Ritual di Al-Aqsha dibahas Senin Depan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 November 2013 18:40 6:40 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 November 2013 18:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Yayasan Wakaf Al-Aqsha dalam keterangannya Jumat (01/11/2013) dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) menyatakan, wakil menteri agama zionis akan memaparkan RUU pembagian Masjidil Aqsha antara kaum Muslimin dan Yahudi hari Senin (04/11) depan. Pembagian untuk menentukan tempat dan waktu menunaikan ritual Yahudi, baik secara individu maupun kelompok di Masjidil Aqsha, di hadapan sidang khusus yang digelar komite internal di parlemen Zionis. Undangan telah disebarkan kepada sejumlah pihak untuk berpartisipasi, di antaranya kepada wakil pemerintah Netanyahu dan wakil dari Organisasi Kuil Mitos.

Sejumlah media zionis menurunkan laporan seputar tema RUU ini. Yayasan Al-Aqsha menganggap hal ini sebagai pendahuluan menggalang opini public di level regional dan internasional, untuk mengubah kondisi Masjidil Aqsha sesuai dengan keinginan penjajah zionis.

Sementara, koran Yediot Aharonot mengungkap langkah yang diambil Partai Rumah Yahudi mengusulkan RUU yang mengijinkan yahudi melakukan ritual di Masjidil Aqsha, pada jam-jam tertentu, untuk pertama kalinya sejak zionis menjajah Al-Quds tahun 1967.

Koran menyebutkan, usulan seperti ini untuk dijadikan RUU harus mendapatkan  persetujuan dari Menteri Hukum Tzivi Livni dan PM Benyamin Netanyahu.

Mengantisipasi usulan mereka tidak direspon, Partai Rumah Yahudi berkordinasi dengan Ketua Komisi Internal Di Parlemen (Knesset) zionis, Mery Rejib, yang akan membahas perubahan UU Perlindungan Tempat Suci, termasuk Masjidil Aqsha di dalamnya, sehingga kemudian tidak ada yang berhak melarang warga yahudi melakukan ritual di Masjidil Aqsha, dengan dalih kebebasan beribadah di tempat suci.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Sebelumnya, dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), langkah penjajah Zionis untuk menguasai tempat suci umat Islam ketiga, Masjidil Aqsha makin serius.

Kolumnis Dostrour Jordania, Hilmi Asmar mengutip  Lembaga al-Aqsha untuk Wakaf dan Peninggalan Bersejarah Palestina hari Kamis merilis dokumentasi dan peta yang mengungkap tentang RUU di Israel untuk membagi Masjid Al-Aqsha antara Muslim dan Yahudi baik dari sisi waktu jadwal dan tempat.  

Menurutnya, rincian pembagian waktu dan tempat pasti masjid al-Aqsha telah sampai kepada fase terdepan di mana perencanaan dan pelaksanaan perundang-undangan telah begitu cepat dan dipercepat oleh lembaga negara zionis.

Mereka memproklamirkan diri akan bekerja menetapkannya RUU tersebut dikenal dan pemerintah Israel dalam waktu dekat bekerjasama dan berkoordinasi dengan komite dalam negeri di dalam parlemen Israel Knesset.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Masjidil AqshapembagianritualyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenparekraf Luncurkan Produk Wisata Syariah dengan Prospek Menjanjikan
Tulisan selanjutnya BI dan PKES kerjasama Kampanye Gerakan Ekonomi Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?