Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Universitas Kairo Larang Staf Akademik Bercadar di dalam Kelas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2015 08:20 8:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Oktober 2015 08:20
Bagikan
Rektor Univ. Kairo Gaber Nassar.
Bagikan

Hidayatullah.com—Universitas Kairo hari Selasa (29/9/2015) mengeluarkan keputusan berupa larangan bercadar bagi staf akademiknya ketika mengajar di ruang kuliah.

Keputusan kontroversial itu dibuat oleh rektor universitas tersebut, Gaber Nassar, menjelang tahun akademik baru yang akan dimulai pekan depan, lapor Ahram Online Kamis (1/10/2015).

“Tidak diperbolehkan bagi staf akademik dan para asistennya di seluruh fakultas dan institusi untuk mengajar di kelas teori maupun praktek atau datang ke laboratorium atau pelatihan praktek dengan mengenakan niqab (cadar),” bunyi keputusan itu.

Nassar mengatakan keputusan itu dibuat demi “kesejahteraan umum” dan dimaksudkan untuk memudahkan komunikasi dengan mahasiswa dan memajukan proses pendidikan.

Kebijakan rektor Universitas Kairo tersebut kontan mendapat kecaman dari sejumlah pihak, di antaranya tokoh Dakwah Salafiyah, Yasser Burhami, yang mengatakan bahwa keputusan itu “bertentangan dengan konstitusi dan hukum, dan merupakan diskriminasi terhadap agama kepercayaan sebagian pihak.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menyusul kritik tersebut, Nassar mengatakan via telepon dalam wawancara dengan Ten TV bahwa keputusan itu terbatas pada mata kuliah tertentu, terutama yang membutuhkan artikulasi suara seperti dalam mata kuliah bahasa.

Dia menambahkan bahwa keputusan itu tidak berlaku untuk mata kuliah yang tidak membutuhkan komunikasi mahasiswa-pengajar.

Menurut Nassar, jumlah staf pengajar yang menggunakan cadar di lembaga pendidikan tingginya hhanya sekitar 10 orang dari 22.000 staf pengajar di 24 fakultas.

Nassar mengatakan pihak universitas mendapatkan keluhan dari sejumlah dekan fakultas tentang kesulitan komunikasi antara mahasiswa dan dosen yang bercadar, terutama dalam pelajaran bahasa.

Nasaar menjelaskan larangan cadar itu hanya berlaku bagi pengajar di dalam kelas. Di luar kelas mereka masih diperbolehkan menutup wajahnya dalam lingkungan kampus.

Hany El-Husseiny, seorang profesor di Universitas Kairo dan anggota gerakan 9 Maret untuk Independensi Universitas, kepada Ahram Online mengatakan bahwa meskipun dia meyakini cadar dapat menjadi kendala dalam proses belajar-mengajar, namun keputusan tersebut seharusnya tidak dibuat dengan cara seperti yang dilakukan Nassar.

“Seharusnya ada diskusi terbuka yang menyeluruh tentang masalah tersebut sebelum keputusan seperti itu dibuat, khususnya jika berkaitan dengan ajaran agama atau kemungkinan akan mengakibatkan konflik yang tidak perlu,” kata El-Husseiny.

Menteri Pendidikan Tinggi Ashraf El-Sheihy mengatakan pihaknya akan menemui Nassar untuk mengetahui alasan-alasan di balik larangan cadar tersebut, lapor Al-Ahram.

Ini bukan yang pertama kalinya Universitas Kairo membuat keputusan kontroversial berkaitan dengan larangan niqab. Pada bulan Nopember 2009, mengeluarkan keputusan yang melarang mahasiswa dan staf pengajarnya mengenakan cadar di lingkungan kampus dan asrama.

Namun, larangan itu dibatalkan oleh pengadilan di Kairo pada Januari 2010 setelah digugat oleh seorang profesor wanita.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Suriah dan Afghanistan Bentrok di Jerman
Tulisan selanjutnya Bahagia [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?