Hidayatullah.com–Gerakan militan Hamas mengatakan, dua anggotanya melancar peluru kendali ke kendaraan lapis bvaja Israel di utara Gaza menyebabkan pertempuran dengan pasukan Israel yang mengakibatkan korban dua orang pejuang Palestina.
Kejadian itu terjadi di kota Beit Hanoun yang selama ini dikuasai pasukan Israel sejak beberapa minggu lalu dalam usaha untuk menghalang para pejuang Palestina melancar bom roket ke arah kota Sderot.
Sementara rakyat Palestina terus di batnai, Perdana Menteri Palestina Mahmoud Abbas dan para pejabat Mesir meneruskan usaha mereka guna mendesak Hamas dan kumpulan pejuang Palestina lain untuk segera menghentikan serangan mereka ke Israel sekurang-kurangnya buat sementara waktu.
Seorang pemimpin pejuang Palestina mengatakan, mereka menuntut Israel untuk segera membebaskan ribuan tahanan Palestina yang selama ini ditahan sejak diberlakukannya intifadah 33 bulan lalu.
Peta Jalan Damai yang diusulkan AS sejak 4 Juni lalu diharapkan menghentikan segera tindakan terorisme dan persiapan menuju negara Palestina merdeka menjelang tahun 2005.
Kenyataannya, Israel hanya meminta Hamas dan para pejuangnya yang selama ini mempertahankan kehormatannya untuk meletakkan serangan dan senjata. Sementara di lain pihak, pasukan Yahudi terus-menerus membantai rakyat Palestina.
Pasukan Yahudi juga dengan seenaknya melakukan pengahncuran rumah-rumah penduduk Palestina. Sementara di lain pihak, Yahudi terus mendirikan rumah-rumah mereka di bumi rakyat Palestina.
Gerakan anti-permukiman, Peace Now mengatakan lebih dari 60 permukiman liar Yahudi dibangun sejak Sharon berkuasa Maret 2001.Berdasarkan hukum internasional, semua permukiman Yahudi di wilayah- wilayah yang diduduki dianggap sebagai ilegal.
Israel dan AS terus berkampenye ke seluruh penjuru dunia dengan mengatakan Hamas dan para pejuang Palestina yang berjihad melalui ‘bom syahid’ sebagai tindakan terorisme dan mengancam perdamaian. Tetapi tindakannya membunuh, membolduser dan membangun rumah di tanah orang seolah tak pernah tersentuh hokum internasional.(afp/rtr/cha)