Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Kelompok Pengajian Warga Indonesia di Belanda Ulas Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 April 2016 08:28 8:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 April 2016 08:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Kecintaan anak-anak kita kepada Allah dan kepada Al’Quran harus dibangun  bahkan sejak mereka ada dalam kandungan. Salah satu caranya adalah dengan banyak memperdengarkan lantunan Quran kepada ibu yang sedang hamil,” demikian paparan Zakiyullah Romdlony (alhafidz), narasumber materi Membangun Generasi Qurani dalam Kegiatan Kajian Islam Musim Semi 2016 yang diselenggarakan di Masjid Bair ar Rahman Riddekerk pada hari Minggu lalu.

Di usianya yang belum genap tiga puluh tahun, Zakiyullah sudah menjadi hafidz Quran. Di tengah kepadatan aktivitasnya sebagai seorang kandidat doktoral di Universitas Groningen di bidang Teknologi Diskrit dan Automasi Produksi, Zakiyullah masih sempat mengisi berbagai forum pengajian di berbagai Kota di Belanda.

Pemuda lulusan dari Institut Teknologi Bandung ini dalam sesinya menceritakan berbagai keajaiban Al-Quran dari perspektif sains.

“Perbandingan antara jumlah penyebutan kata daratan dan lautan misalnya, kata ‘daratan’ diulang sebanyak 13 kali dan ‘lautan’ diulang sebanyak 32 kali dalam Al-Quran, angka tersebut sesuai dengan proporsi luas daratan dan lautan di dunia hari ini,” demikian tutur Ustadz Zaki dalam materinya.

Kegiatan Kajian Islam Musim Semi (KALAMI) 2016 merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Stichting Generasi Baru (SGB) Utrecht, sebuah yayasan tempat berkumpulnya pemuda-pemuda Islam di Kota Utrecht yang rutin mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan dan kebudayaan. Sebut saja diskusi rutin hari Jumat, kajian Quran dan kitab hadits, diskusi akademis persoalan-persoalan Indonesia bersama Perhimpunan Pemuda-Pelajar Indonesia (PPI), kursus bahasa Belanda, dan pengajian TPA untuk anak-anak Indonesia di Belanda.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Dalam sambutannya, Supardi Hasanudin, seorang ekspatriat Indonesia yang juga Ketua Umum SGB menyampaikan mimpi SGB untuk dapat membangun masjid dan juga pusat kebudayaan Indonesia di Kota Utrecht.

“Selama ini SGB masih menyewa bangunan. Di Amsterdam, Rotterdam, dan Den Haag sudah ada masjid Indonesia. Insya Allah kami punya mimpi untuk membangun sebuah masjid di Utrecht sebagai kota terbesar keempat di Belanda.”

SGB Utrecht bekerjasama dengan Pengurus Masjid Ridderkerk Rotterdam mendapat dukungan penuh dari sembilan komunitas pengajian Kota di Belanda, diantaranya: Pengajian Annisa Utrecht, KMD (Keluarga Muslim Delft), IMEA (Indonesian Muslim in Enschede Association), De Gromiest (De Groningen’s Indonesian Muslim  Society), KAMIL (Keluarga Muslim Limburg), Musihoven (Muslim Eindhoven), KEMUNI (Keluarga Muslim Nijmegen), Pengajian Wageningen, HIMMI (Himpunan masyarakat muslim Indonesia), dan PPMR (Persatuan Pelajar Muslim Rotterdam).

Tak heran bila jumlah peserta kali ini mencapai 3 kali lipat dari biasanya, 150 orang peserta pria-wanita, termasuk remaja dan anak-anak dari seluruh Belanda.

KALAMI kali ini diramu dengan menghadirkan empat Materi ke-Islaman yaitu: Tantangan Muslim sebagai minoritas di Eropa, Menjadi Muslim Profesional, Islam dan Konsep Tauhid, dan Membangun Generasi Qurani. Selain itu, kegiatan dua hari penuh menginap di masjid ini juga dilengkapi dengan Qiyamul Lail dan Muhasabah bersama.

Sebagai ketua penyelenggara KALAMI, Supardi menuturkan bahwa tujuan diadakannya KALAMI adalah sebagai wahana menambah ilmu dan menemukan kembali semangat untuk kembali mendalami peta kehidupan kita dalam bingkai hidayah Allah Subhanahu Wata’ala.

“Rutinitas yang kita jalani seringkali membuat kita lupa hakikat dari perjalanan hidup. Padatnya aktivitas, menjadikan kita jauh pada pedoman hidup, yaitu Al-Quran” tambah Supardi.

Acara KALAMI kali ini juga diperkaya dengan sesi kuliah tamu dari Prof. Dr Amal Zarkasy dan Dr. Hamid Fahmi Zarkasy, dua orang pimpinan Pondok Pesantren Gontor, yang mengulas Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam.

Dalam diskusi tersebut, Fahmi Zarkasyi memaparkan bahwa kemunduran Peradaban Islam di zaman pertengahan tidak bisa secara sederhana dilihat hanya karena faktor Al Ghazali dan penolakannya terhadap filsafat, tetapi juga faktor semakin pudarnya aqidah orisinil islam dan munculnya banyak perpecahan dan problem politik, yang membawa kepada hancur dan rusaknya sumber daya manusia, baik secara intelektual maupun moral.

Dr. Fahmi Zarkasyi menekankan pentingnya para muslim untuk menjadi intelektual agar dapat kembali menjadi pemimpin peradaban. Doa dari Kyai karismatik Gontor,  Prof. Amal Zarkasy, menambah keberkahan tersendiri menyudahi acara ini.*/kiriman Siswanto, KALAMI Utrecht  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelandaKALAMIKegiatan Kajian Islam Musim SemiMasjid Ridderkerk RotterdampengajianStichting Generasi BaruUtrecht
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Silatnas Aktivis Aswaja di Al Bahja Ajak Tinggalkan Egosentris dalam Berdakwa
Tulisan selanjutnya Muslim Yang Adil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?