Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Senat AS Tolak RUU Anti Aborsi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Juli 2003 10:44 10:44 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Juli 2003 10:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kalangan LSM dan kelompok mengaku pembela perempuan menyambut kemenangan senat yang menggalkan rancangan RUU anti-aborsi. Menurut mereka, keputusan Senat itu sebagai kemenangan moral.

Sebelumnya, banyak kalangan terkejut saat 2001, Presiden George W. Bush menghentikan dana untuk organisasi bantuan internasional AS yang mengijinkan pengguguran kandungan sebagai salah alasan wujud program keluarga berencana.

Beberapa bulan setelah dilantik sebagai presiden, Bush langsung menghentikan kucuran dana terhadap berbagai organisasi bantuan yang memberi sarana kepada para perempuan negara-negara berkembang soal pengguguran kandungan, menghantar para perempuan itu menemui dokter, dan penyebaran kondom .

Steven Sinding, direktur utama Federasi Keluarga Berencana Internasional berpendapat bahwa bahwa pemerintahan presiden Bush dalam soal ini jelas-jelas menganut standar ganda.

“Perempuan Amerika punya hak untuk menggugurkan kandungannya, sementara hak perempuan negara-negara berkembang tidak diakui,” ujar Sinding.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, subsidi pemerintah, termasuk pemerintah AS terhadap lembaga yang menyetujui hak menggugurkan kandungan mendaptakan pemasukan utama sebagai dana organisasinya.

Akibat penyetopan Bush, beberapa lembaga bahkan terpaksa menutup klinik.

Menurut Senator Barbara Boxer, RUU yang diajukan Bush ini bertentangan dengan UUD Amerika.

“Bagaimana kita bisa menyebut diri demokratis dan pada saat yang sama mempropagandakan kebijakan yang jelas-jelas melanggar kebebasan berpendapat?” Tanya Boxer seperti dikutip Radio Rederland, Jum’at, (11/7/2003).

Mayoritas anggota Senat menentang RUU itu. 53 suara menentang, sedangkan 43 suara setuju.

Pendirian Bush yang dianggap anti aborsi, dianggap sebagai kampanye lama. Sebab, sebelumnya, mantan Presiden Ronald Reagan juga pernah mengusulkan hal serupa. Bush kembali mengangkat masalah pengguguran kandungan supaya bisa memperoleh dukungan kalangan konservatif dalam Partai Republik.

Menurut Yvonne Bogaarts dari WPF, debat anti aborsi ini berkaitan erat dengan propaganda nilai-nilai fundamentalis Kristen.

“Bush berpropaganda kalau tidak ingin hamil maka pasangan suami istri harus melaksanakan pantang berkala, yaitu hanya bersetubuh pada saat istri tidak subur, dan mereka juga harus setia satu sama lain. Seks hanya boleh dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah, karena seks di luar perkawinan bisa mengakibatkan kehamilan yang tidak diinginkan, dan sering berakhir pada pengguguran kandungan,” ujar Yvonne.

Bulan-bulan mendatang, RUU anti pengguguran kandungan akan tetap merupakan pembicaraan umum di Amerika Serikat. Setelah Senat, Dewan Perwakilan juga akan menentukan sikapnya.

Penyimpangan dan angka kejahatan yang terjadi di masyarakat Amerika Serikat (AS) dapat dilihat dari tingginya statistik akibat pergaulan bebas anak dan remaja mereka.

Menurut setatistik tahun 1990, setiap hari ada sekitar 2500 bayi lahir diluar pernikahan. 135 ribu anak pernah anak membawa senjata ke sekolah. 7700 anak remaja AS aktif secara seksual, 1100 remaja melakukan aborsi, 600 remaja terjangkit syphilis atau gonorrhea, dan 6 remaja bunuh diri. Tahun 2000 remaja yang aborsi meningkat menjadi 131 juta anak pertahun.

Keputusan senat AS ini setidaknya memberi peluang para remaja AS untuk dapat bebas kembali dalam pergaualan hidup dan free sex. (rnwl/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jammu dan Kashmir Kembali Bergejolak
Tulisan selanjutnya Sheikh Sabah Dilantik Menjadi PM Baru Kuwait

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?