Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Kenapa Ada Program Mimbar Katolik di Waktu Jeda Belajar dari Rumah TVRI

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 15 April 2020 14:59 2:59 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 14 April 2020 10:21
Bagikan
Bagikan

Oleh: Imanuddin

 

Hidayatullah.com | HARI ini, Senin, 13 April 2020. Pembelajaran TVRI secara nasional dimulai. Sejak diumumkan beberapa hari lalu, saya termasuk yang antusias menunggu  program yang diinisiasi Kemendikbud dan Kemeninfo ini.

Di hari yang ditunggu, pukul 08.00 segera chanel TV dialihkan ke TVRI. Sebagaimana terjadwal, ini waktunya belajar untuk anak PAUD.

Pembelajaran dikemas menarik dalam bentuk serial hiburan dengan tema ‘Jalan Sesama’. Tayangan ini hasil besutan Sesame Workshop dan Creative Indigo Production bekerjasama dengan Kemendikbud.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Tayangan yang diperankan boneka tersebut memuat segmen materi taman bacaan, asal tumbuhan dan hewan juga mengenalkan tanaman bunga yang tumbuh dari tanah, pengenalan huruf dan angka, lalu diakhiri dengan lagu tentang rumah.

Pukul 08.30 tibalah waktunya pembelajaran untuk SD kelas 1-3. Pembelajaran untuk tingkat ini masih dikemas dalam bentuk hiburan edukatif menampilkan film animasi; Sahabat Pelangi. Kali ini membawakan temanya, ‘Ayo Memancing’. Bercerita tentang lakon yang diperankan Nisa, Martha, Wayan dan Chandra.

Tepat pukul 09.00 waktunya jeda. Karena pembelajaran berikutnya, kelas 4-6 dan tingkat SMP akan dimulai pukul 10.00.

Lalu apa acara jeda yang disiapkan TVRI pada saat jutaan orang tua dan anak-anak sedang menunggu program belajar berikutnya itu?

Ternyata yang muncul pada pukul 09.00 adalah Mimbar Agama Katolik. Selama 30 menit tanyangan agama ini muncul di layar kaca. Sesekali diselingi iklan. Saya mencatat salah satu iklan yang muncul di salah satu segmen itu adalah iklan zakat Baznas.

Acara Mimbar Katolik menampilkan pemateri Romo Kristoforus Lucky Nikasius, Pastor Gereja Santa Maria Regina Bintaro Jaya dan Agus Handoyo, pewarta Gereja Santa Helena Curug, dengan dipandu pembawa acara Christina Marshellia. Adapun tema yang diangkat berjudul;  Bijaksana Vs Bodoh.

Iseng-iseng saya cari informasi program acara harian TVRI sebelum ada pembelajaran di rumah. Dan ternyata memang setiap hari ada acara Mimbar Agama. Senin, jadwalnya Agama Katolik, Selasa Protestan, Rabu Hindu, Kamis Budha dan Jum’at Konghucu. Bisa cek di http://tvri.go.id/tvprogram/listprogram.

TVRI Klarifikasi Soal Mimbar Agama, Programnya Dipindah ke Jam 5 Sore

Jadwal tersebut biasanya pukul 08.00. Lalu setelah ada program belajar di rumah yang dimulai hari ini, acara Mimbar Agama pindah menjadi pukul 09.00-09.30. Yaitu saat jeda menunggu pembelajaran kelas 4-6 yang dimulai pukul 10.00.

Pertanyaannya, kenapa pembelajaran dari kelas 1-3 SD ke kelas 4-6 SD harus ada jeda 1 jam.

Lalu mengapa acara Mimbar Agama harus digeser menempati waktu jeda. Kenapa tidak dipindah menjadi lebih awal, pukul 07.30 misalnya. Yang berarti setengah jam lebih awal dari waktu siar biasanya yaitu pukul 08.00.

Pertanyaan-pertanyaan ini layak ditanyakan kepada manajemen TVRI untuk menghindari adanya upaya pendangkalan akidah di kalangan ummat Islam. Sebab jika ini berlangsung terus seperti yang terjadi hari ini, maka artinya selama sepekan ini dan selanjutnya, ummat Islam secara terstruktur masif dicekoki tayangan agama-agama lain. Hari ini Katolik, besok Protestan, lusa Hindu, selanjutnya Budha dan Konghucu. Dan mungkin akan terus berlanjut sampai bulan Ramadhan

Lantas ada yang menanggapi enteng persoalan ini dengan mengatakan, gampang saja, tinggal matikan dulu aja telivisinya nanti dilanjut lagi pukul 10.00. Ya, memang cukup mudah dengan melakukan hal tersebut.

Namun alangkah lebih baik dan bijaksananya jika manajemen TVRI menarik acara Mimbar Agama menjadi lebih awal waktunya, yaitu pukul 07.30 (setengah jam lebih awal dari jadwal siar biasanya). Ketimbang menggesernya ke waktu jeda belajar di rumah (yang artinya satu jam lebih lama dari jam siar biasanya).

Jika Itu dilakukan tentu akan lebih bijak dan lebih menjaga toleransi serta menjaga perasaan umat Islam yang dipastikan menjadi peserta mayoritas pembelajar di rumah;  baik anak maupun orang tua.

TVRI Juga Siarkan Ceramah Islam Setiap Pagi

Semoga saran ini bisa direspon pihak manajemen TVRI, demi kebaikan bersama dan agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah ummat. Wallahu A’lam bishawab.*

Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia Karawang

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belajar dari RumahDewan Dakwahmimbar agamaTVRI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Perpanjang Lockdown Covid-19 Sampai 11 Mei
Tulisan selanjutnya Nenek Berusia 97 Tahun Menjadi Penyintas Covid-19 Tertua di Brazil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?