Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Pasang Kamera Memantau Wanita Tak Pakai Jilbab

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 April 2023 09:49 9:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 April 2023 08:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang Iran mulai memasang kamera-kamera di tempat umum untuk memantau dan mengidentifikasi wanita yang tidak mengenakan jilbab, kata polisi dalam pengumumannya.

Wanita yang terlihat tidak menutupi rambut mereka dengan kerudung akan menerima “pesan teks peringatan tentang konsekuensinya”, kata polisi, seperti dilansir BBC hari Ahad (9/4/2023).

Ini akan membantu mencegah “perlawanan terhadap peraturan hijab”, kata polisi.

Sebuah pernyataan polisi yang dipublikasikan oleh kantor berita pemerintah IRNA mengatakan sistem monitoring itu menggunakan kamera-kamera “pintar” dan peralatan lain untuk mengidentifikasi dan mengirimkan “dokumen beserta pesan singkat kepada pelaku pelanggaran aturan hijab”.

Pernyataan yang dirilis hari Sabtu itu menyebut kerudung sebagai salah satu pondasi peradaban bangsa Iran dan mendesak para pemilik usaha untuk menegakkan peraturan itu dengan cara rutin melakukan inspeksi.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

Wanita diwajibkan secara hukum untuk menutupi rambut mereka dengan hijab (kerudung) sejak Revolusi Iran 1979. Wanita yang melanggar akan dikenai denda.

Serangan di tempat umum terhadap perempuan yang tidak berkerudung bukan peristiwa yang jarang terjadi.

Pekan lalu, video seorang pria yang melempar yoghurt ke dua wanita tidak berkerudung meluas secara daring dan para wanita tersebut kemudian ditangkap berdasarkan undang-undang hijab. Pria itu juga ditangkap.

Aksi protes merebak sejak tahun lalu yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan polisi, seorang wanita muda Kurdi yang ditangkap di Teheran karena dituduh mengenakan hijab tidak sesuai aturan.

Sejak kematian Amini, semakin banyak perempuan Iran yang melepaskan cadar mereka, khususnya di kota-kota besar, tidak peduli mereka berisiko diciduk aparat.

Hari Sabtu kemarin, Presiden Iran Ebrahim Raisi menegaskan kembali bahwa wanita Iran diharus mengenakan jilbab sebagai “tuntutan agama”.

Akan tetapi, kepala bidang kehakiman Iran Gholamhossein Mohseni-Ejei hari Jumat memperingatkan bahwa penangkapan yang meluas bisa jadi bukan solusi yang tepat untuk mendorong perempuan mengikuti aturan tersebut.

“Masalah budaya harus diselesaikan dengan cara budaya… Jika kita ingin menyelesaikan masalah seperti itu dengan menangkap dan memenjarakan, biaya yang harus ditanggung akan meningkat dan kita tidak akan melihat efektivitas yang diinginkan,” ujarnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlineiranjilbabkamerakerudung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bangunan Meledak Warga Marseille Sekejap Kehilangan Semua KTP Pun Tak Punya
Tulisan selanjutnya Pria yang ‘Menghamili’ Banyak Wanita dan Menghasilan 550 Anak Ini Masuk ‘Daftar Hitam’ di Belanda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Berita
28 September 2026 06:00
Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Berita

Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

30 September 2026 20:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?