Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelompok Ekstremis Kristen Serang Bar LGBT di Libanon

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2023 22:14 10:14 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Agustus 2023 09:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sejumlah orang terluka setelah milisi Kristen ekstremis yang menamakan diri mereka “Tentara Tuhan” atau “Soldiers of God” menyerang sebuah bar LGBT pada Rabu malam, 23 Agustus, di Beirut, Libanon.

Bar tersebut, yang terletak di daerah Mar Mikhael, Beirut, dilaporkan sedang mengadakan pertunjukan drag show pada Rabu malam ketika sekelompok pria mengepung bar tersebut dan mulai menyerang beberapa pengunjung.

Video dari peristiwa tersebut menunjukkan anggota Tentara Tuhan menjebak orang-orang di dalam bar sambil meneriakkan bahwa bar tersebut “setan” dan “mempromosikan homoseksualitas.”

Serangan itu berlangsung lebih dari satu jam, dengan beberapa orang terluka oleh anggota milisi, menurut Tarek Zeidan, direktur eksekutif kelompok hak-hak LGBT Helem.

Tentara Tuhan adalah milisi Kristen kecil yang didirikan di lingkungan Achrafieh, Beirut, pada tahun 2021. Kelompok ini awalnya dimulai sebagai patroli lingkungan tetapi dengan cepat mulai menyerang lokasi LGBT di seluruh Beirut, menamakan diri mereka sebagai pelindung moral Libanon.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Kelompok-kelompok agama dan pejabat negara baru-baru ini meningkatkan retorika anti-LGBT di Lebanon.

Dalam sebuah pidato di bulan Juli, kepala kelompok pro-Iran Hizbullah, Hassan Nasrallah, menyerukan agar kaum LGBT dibunuh.

Negara-negara tetangga juga mulai menyasar komunitas LGBT, dengan Irak melarang penggunaan “homoseksualitas” di media, dan sebagai gantinya mewajibkan penggunaan istilah “penyimpangan seksual.”

“Kita harus melihatnya sebagai tren global yang berdampak pada Libanon. Ketika Anda menganalisa pidato Nasrallah, ini sangat mirip dengan apa yang dikatakan oleh sayap kanan di Amerika Serikat, atau apa yang dikatakan oleh kaum Ortodoks di Israel,” kata Ghassan Makarem, seorang aktivis independen, kepada TNA.

Di Libanon, milisi-milisi yang saling bersaing dan negara yang dilumpuhkan oleh krisis ekonomi yang sedang berlangsung telah memungkinkan terjadinya peningkatan pelanggaran hukum dan menjamurnya kelompok-kelompok yang main hakim sendiri seperti Tentara Tuhan.

“Masalah sebenarnya adalah bahwa Tentara Tuhan beroperasi karena negara tidak melakukan tugasnya. Semua orang yang menyerang bar kemarin seharusnya ditangkap. Fakta bahwa orang-orang itu tidak ditangkap merupakan kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah Lebanon,” kata al-Asmar.

TNA menghubungi Pasukan Keamanan Dalam Negeri Libanon untuk menanyakan apakah mereka telah menangkap anggota milisi Tentara Tuhan sehubungan dengan serangan hari Rabu, namun belum mendapat tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Demikian pula, kepala milisi Tentara Tuhan tidak menanggapi permintaan TNA untuk memberikan komentar.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekstremis KristenlgbtLibanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah Orang-Orang yang Masuk Daftar Didoakan Para Malaikat
Tulisan selanjutnya Tiga Negara Arab Tempat Wagner Group Beroperasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?