Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika “Menjarah” Gas dan Minyak, Pemerintah Suriah Lapor PBB  

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2023 19:57 7:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2023 19:58
Bagikan
Pada hari Minggu, pasukan AS menjarah dan menyelundupkan lebih banyak sumber daya Suriah ke pangkalan mereka di wilayah Irak, menyita sekitar 95 tanker minyak dari ladang al-Jazeera selama 24 jam terakhir/arabamericannews
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Suriah mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan terhadap Amerika Serikat (AS) terkait aksi pendudukannya di sebagian wilayah Suriah dan pengambilan sumber daya alam secara ilegal di beberapa bagian wilayah tersebut, demikian kutip SANA.

Pemerintah Damaskus juga menuntut kompensasi atas tindakan Washington yang digambarkan sebagai “penjarahan” sumber daya gas dan minyak negara tersebut.

SANA dalam artikelnya Minggu lalu mengutip surat yang dikirimkan Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Albania selaku Presiden Dewan Keamanan PBB (DK PBB).

Dalam tuntutannya, Suriah meminta agar AS berhenti melakukan pelanggaran hukum internasional ata apa yang dilakukan pasukannya yang berada secara ilegal di wilayah timur laut dan tenggara negara itu.

Kementerian Luar Negeri Suriah juga mengklaim bahwa Washington dan kelompok militan sekutunya juga menjarah “kekayaan dan sumber daya strategis negara”.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berdasarkan perkiraan yang disampaikan dalam surat tersebut, kementerian menyatakan bahwa nilai kerusakan pada sektor minyak dan mineral Suriah akibat invasi, penjarahan dan sabotase terhadap militer AS berjumlah $115,2 miliar.

Perkiraan jangka waktu kerugian dan kerusakan akibat sabotase tercatat mulai tahun 2011 hingga akhir semester pertama tahun 2023.

Tuntutannya adalah agar AS berhenti melanggar hukum internasional yang dilakukan pasukannya yang berada secara ilegal di wilayah timur laut dan tenggara Suriah.

Kementerian Luar Negeri Suriah juga mengklaim bahwa Washington dan kelompok militan sekutunya juga menjarah “kekayaan dan sumber daya strategis negara”.

Suriah dilanda perang saudara sejak awal 2011 ketika rezim Bashar al-Assad menindak pengunjuk rasa pro-demokrasi dengan senjata tajam. Kekerasan yang dilakukan Bashar memancing kelompok oposisi bangkit melawan pemerintahan Presiden Bashar Assad.

Pada tahun 2015, Assad mengundang Rusia untuk melakukan intervensi guna membantu pasukan pertahanannya melawan ancaman yang muncul dari ISIS. Setahun sebelumnya, Washington juga meluncurkan kampanye militernya sendiri namun tidak atas undangan dari Damaskus.

Korban kekejaman Bashar al Assad menurut PBB diperkirakan mencapai lebih dari 350 ribu orang. Namun kelompok hak asasi manusia memperkirakan jumlah korban tewas berkisar 500.000-600.000.

Lebih dari 14 juta harus meninggalkan rumah mereka, menjadi pengungsi atau pengungsi internal, menurut Uni Eropa. Sebagian besar pengungsi Suriah banyak Turki, sebagian kecil lain berapa di Eropa dan negara Timur Tengah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatHeadlinePBBpenjarahansuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Pembakaran Al-Quran akan Dibahas Dewan HAM PBB pada 6 Oktober
Tulisan selanjutnya Riset: Mayoritas Warga Eropa Terpapar Zat Kimia Bisphenol A

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

2 Juni 2026 17:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?