Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Majelis Inspirasi Soroti Rapuhnya Tradisi Melacak Intelektual Muslim Melacak Sumber Informasi Akurat

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Januari 2024 11:18 11:18 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Januari 2024 11:45
Bagikan
Akmal Sjafril, seorang pegiat #IndonesiaTanpaJIL (ITJ)
Bagikan

Hidayatullah.com—Pentingnya bagi umat Islam mengajukan sejumlah pertanyaan kritis untuk mendapatkan kebenaran dari sumber-sumber yang beragam terkait prubahan cepat dalam perhatian publik terhadap berbagai isu penting, di era digital.

Di antara kasus terbaru adalah soal berita simpang-siur terhadap pengungsi Rohingya. “Selekas ia viral, secepat itu pula ia menghilang. Begitulah nasib pemberitaan negatif soal orang-orang Rohingya,” ujar Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Pusat Dr Akmal Sjafril di kajian “Majelis Inspirasi”  bertema “Rohingya dan Rapuhnya Tradisi Intelektual Kita” belum lama ini.

Menurut Akmal, orang semestinya hanya mau menerima informasi dari sumber-sumber yang kredibel saja, agar tidak mudah termakan berita bohong. Doktor Ilmu Sejarah dari Universitas Indonesia (UI) ini mengajak seluruh peserta untuk belajar memperbandingkan nilai informasi tentang isu Rohingya dari berbagai sumber yang viral.

“Sebagian orang hanya mendapatkan informasi soal Rohingya dari potongan-potongan video yang ditempelkan dengan narasi-narasi yang tidak dipertanggungjawabkan. Video-video itu sebenarnya sangat multitafsir, karena hanya ditampilkan sepotong-sepotong. Narasi di media sosial-lah yang kemudian mengarahkan imajinasi netizen,” ujar Akmal lagi.

Akmal sangat menyayangkan tindakan seorang influencer yang menebar hoaks tentang Rohingya hanya berdasarkan perbincangannya dengan seorang warga Myanmar tak dikenal, yang kebetulan duduk bersebelahan dengannya di pesawat.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Ia sendiri telah mempelajari kasus Rohingya sejak 2014 silam, setelah berdiskusi intens dengan seorang aktivis Myanmar yang pro-Rohingya, yaitu Maung Zarni, Ph.D.

“Karena aktivismenya itu, ia (Zarni) dilarang kembali ke negerinya sendiri,” tandas Akmal.

“Adakah sama nilainya informasi yang diperoleh dari orang tak dikenal dengan yang bersumber dari seorang akademisi yang aktivitasnya bisa ditelusuri hingga lebih dari satu dekade ke belakang?” ujar Akmal beretorika.

Penulis buku “Islam Liberal 101” ini menggarisbawahi pentingnya tradisi intelektual yang kuat bagi umat Islam dalam menyikapi berbagai tantangan di masa depan. Jika umat Muslim masih tidak mempedulikan sumber informasi yang mereka pergunakan, maka problem epistemologis ini akan terus menimbulkan masalah.

“Selama tradisi intelektual belum ditegakkan, maka ke depannya akan muncul fitnah-fitnah berikutnya,” pungkasnya.*/kiriman SPI Media Center

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:digitalinformasi akuratIntelektual MuslimRohingyasumber informasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar UI Temukan Daun Gambir untuk Pencegah Kolesterol
Tulisan selanjutnya Pemerintah Mumbai Robohkan Puluhan Toko Milik Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Berita
13 Oktober 2026 17:01
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?