Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Film “No Other Land” Meraih Oscar Meski Dilarang AS,  Bagaimana Cara Menontonnya?

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Maret 2025 16:55 4:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Maret 2025 16:52
Bagikan
Film “No Other Land” Meraih Oscar Meski Dilarang AS
Bagikan

Hidayatullah.com—Film dokumenter No Other Land yang mengulas masalah pembersihan etnis Palestina, sukses meraih Oscar 2025 meski dilarang tayang di Amerika.  Film ‘mahal’ ini berani mengungkap kekerasan pemukim ilegal dan penghancuran rumah-rumah Palestina di Tepi Barat oleh militer penjajah ‘Israel’.

Basel Adra co-directed "No Other Land," which documents how the Israeli military and Israeli settlers attempt to expel Palestinians from their homes in the West Bank.

“The world keeps watching and not taking serious actions,” says Adra. pic.twitter.com/xWgRIGxlOF

— Democracy Now! (@democracynow) March 3, 2025

Film ini telah memenangkan puluhan penghargaan sejak dirilis tahun lalu, termasuk di Festival Film Berlin dan Penghargaan Lingkaran Kritikus Film New York.

Film ini diproduksi dari tahun 2019 hingga 2023 dan sebagian besar berisi rekaman kamera pribadi yang difilmkan oleh aktivis Palestina Basel Adra, 28 tahun, yang mendokumentasikan penghancuran kampung halamannya, Masafer Yatta, oleh militer penjajah ‘Israel’ di wilayah kecil dan terjal di wilayah selatan Tepi Barat yang terjajah.

Film ini menyoroti pembongkaran rumah-rumah oleh penjajah ‘Israel’ di desa tersebut, yang ingin diubah oleh militer ‘Israel’ menjadi zona pelatihan militer. Rekamannya menunjukkan militer penjajah menghancurkan sebuah sekolah dan mengisi sumur air dengan semen, sehingga penduduk tidak dapat membangun kembali.

Adra membuat film tersebut bersama jurnalis ‘Israel’ Yuval Abraham, yang menyutradarainya bersama dengan pembuat film Palestina Hamdan Ballal dan pembuat film ‘Israel’ Rachel Szor.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam pidato penerimaan Oscar-nya pada Ahad malam di Los Angeles, Adra mengatakan filmnya “mencerminkan kenyataan pahit yang telah kita alami selama puluhan tahun dan masih terus kita lawan saat kita menyerukan kepada dunia untuk mengambil tindakan serius guna menghentikan ketidakadilan dan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina”.

“Sekitar dua bulan yang lalu, saya menjadi seorang ayah, dan harapan saya kepada putri saya adalah bahwa dia tidak harus menjalani kehidupan yang sama seperti yang saya jalani sekarang,” katanya.

“Ketika saya melihat Basel, saya melihat saudara saya. Namun, kita tidak setara. Kita hidup dalam rezim di mana saya bebas berdasarkan hukum sipil dan Basel berada di bawah hukum militer yang menghancurkan kehidupan, yang tidak dapat ia kendalikan,” kata Abraham dalam pidatonya.

Bagaimana menontonnya?

Saat ini, “No Other Land”  menjadi dilm yang banyak dicari mengingat, film dokumenter ini mendapatkan perhatian luas setelah meraih Oscar.

Film ini belum tersedia untuk ditayangkan di Indonesia, baik di bioskop maupun platform streaming.

Saat ini, hanya platform Prime Video dan Apple TV+ yang menyediakan “No Other Land” dan dapat ditonton secara online tetapi hingga kini, film ini belum masuk ke Indonesia di kedua layanan itu.

Bagi yang ingin menontonnya mungkin harus menunggu rilis resminya terlebih dahulu. Jika sudah tersedia di Apple TV+, maka dapat menontonnya dengan membuka aplikasi Apple TV+ di perangkat Apple.

Perlu diperhatikan bahwa kedua platform ini adalah layanan berbayar sehingga pelanggan harus memiliki akun dan berlangganan untuk menonton.

Untuk wilayah Indonesia, opsi paling baik adalah menunggu rilis resminya atau mencari platform lain yang mungkin akan menayangkannya di masa mendatang.

Film ini dirilis beberapa bulan setelah serangan genosida ‘Israel’ terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023.

Lebih dari 48.000 warga Palestina syahid dalam perang tersebut. Diperkirakan 13.000 orang lainnya terkubur di bawah reruntuhan dan diduga tewas.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:film dokumenterfilm No Other LandHeadlineOscar 2025palestinapembersihan etnis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istana Negara Diminta Kembali Gelar Takbiran dan Nuzulul Quran sebagai Tradisi Penting
Tulisan selanjutnya Pasien Cuci Darah Usia Muda di Aceh Meningkat Akibat Pola Makan Tak Sehat  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?