Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Bahas Turki, KWPSI Hadirkan Penulis Buku Erdogan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2016 08:18 8:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2016 07:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Persatuan Wadah Pencerdasan Umat Malaysia, Dr. Ahmad Azam Abdul Rahman, dijadwalkan mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), di Rumoh Aceh Kupi Luwak Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (19/10/2016) malam.

Dalam pengajian yang dilangsungkan pukul 20.30 Wib atau usai shalat Isya tersebut, akan membahas tema terkait, “Turki dan Kebangkitan Islam”. Ahmad Azam sendiri merupakan penulis buku, “Erdogan Bukan Pejuang Islam?”‎.

Sekjen KWPSI, Muhammad Saman menjelaskan‎, pihaknya sengaja mengundang khusus Ahmad Azam hadir ke Aceh, yang salah satu agendanya adalah menjadi pemateri pada pengajian rutin mingguan KWPSI di Rumoh Aceh Kupi Luwak.

Saat ini Ahmad Azam sendiri telah tiba ‎di Banda Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar, setelah terbang dari Malaysia. Ia didampingi aktivis Pusat Kebudayaan Aceh Turki (PuKAT), Thayeb Loh Angen, Teuku Farhan dan Teuku Zulkhairi.

“Alhamdulillah, Ustaz Ahmad Azzam ‎mau memenuhi undangan kita untuk hadir ke Aceh dan mengisi pengajian KWPSI. Mudah-mudahan beliau nanti memberikan kepada kita dengan berbagi ilmu dan pengalamannya tentang fenomena kebangkitan dunia Islam saat ini di Turki,” ujar Muhammad Saman, Selasa (18/10/2016).‎

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

‎Disebutkan, Aceh yang kini sedang berupaya menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam berbagai sektor kehidupan, layak mencontoh Turki yang kini bangkit dan maju dengan menjalankan Islam secara serius dan sungguh-sunguh

Padahal dulunya, Turki merupakan sekuler setelah jatuhnya kesultanan Ottoman, yang menyebabkan penghapusan kekhalifahan Islam. Kemal Ataturk sebagai pendiri Turki sekuler, memperkenalkan sejumlah reformasi yang mengurangi peranan Islam di negara itu. Madrasah ditutup, jilbab dan pakaian keagamaan dilarang, azan dirubah dari bahasa Arab ke bahasa Turki, dan penerapan undang-undang sekuler lainnya.

Turki menjadi negara sekuler untuk beberapa dekade, dan berlanjut hingga dewasa ini. Di bawah pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan, Turki, membolehkan penggunaan jibab kalangaan kaampus dan beberapa kebijakan membumikan Islam.*/kiriman Teuku Zulhairi (Aceh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemulihan Pasca Banjir Garut, dari Pembagian Al-Qur`an hingga Renovasi Masjid
Tulisan selanjutnya Terus Bertambah, Petisi “Dukung MUI Penjarakan Ahok” Sudah Melewati 53 Ribu Pendukung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?