Hidayatullah.com–Presiden Persatuan Wadah Pencerdasan Umat Malaysia, Dr. Ahmad Azam Abdul Rahman, dijadwalkan mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), di Rumoh Aceh Kupi Luwak Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (19/10/2016) malam.
Dalam pengajian yang dilangsungkan pukul 20.30 Wib atau usai shalat Isya tersebut, akan membahas tema terkait, “Turki dan Kebangkitan Islam”. Ahmad Azam sendiri merupakan penulis buku, “Erdogan Bukan Pejuang Islam?”.
Sekjen KWPSI, Muhammad Saman menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang khusus Ahmad Azam hadir ke Aceh, yang salah satu agendanya adalah menjadi pemateri pada pengajian rutin mingguan KWPSI di Rumoh Aceh Kupi Luwak.
Saat ini Ahmad Azam sendiri telah tiba di Banda Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh Besar, setelah terbang dari Malaysia. Ia didampingi aktivis Pusat Kebudayaan Aceh Turki (PuKAT), Thayeb Loh Angen, Teuku Farhan dan Teuku Zulkhairi.
“Alhamdulillah, Ustaz Ahmad Azzam mau memenuhi undangan kita untuk hadir ke Aceh dan mengisi pengajian KWPSI. Mudah-mudahan beliau nanti memberikan kepada kita dengan berbagi ilmu dan pengalamannya tentang fenomena kebangkitan dunia Islam saat ini di Turki,” ujar Muhammad Saman, Selasa (18/10/2016).
Disebutkan, Aceh yang kini sedang berupaya menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam berbagai sektor kehidupan, layak mencontoh Turki yang kini bangkit dan maju dengan menjalankan Islam secara serius dan sungguh-sunguh
Padahal dulunya, Turki merupakan sekuler setelah jatuhnya kesultanan Ottoman, yang menyebabkan penghapusan kekhalifahan Islam. Kemal Ataturk sebagai pendiri Turki sekuler, memperkenalkan sejumlah reformasi yang mengurangi peranan Islam di negara itu. Madrasah ditutup, jilbab dan pakaian keagamaan dilarang, azan dirubah dari bahasa Arab ke bahasa Turki, dan penerapan undang-undang sekuler lainnya.
Turki menjadi negara sekuler untuk beberapa dekade, dan berlanjut hingga dewasa ini. Di bawah pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan, Turki, membolehkan penggunaan jibab kalangaan kaampus dan beberapa kebijakan membumikan Islam.*/kiriman Teuku Zulhairi (Aceh)