Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Pertentangan Islam dan Sekularisme, dari Akar Historis Hingga Ideologis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2017 19:36 7:36 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2017 19:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Sekularisme merupakan pengalaman masyarakat Barat yang  yang tidak cocok dipaksakan dalam cara pandangan Islam. 

“Sekularisme selalu identik dengan Barat. Karena memang dari sanalah ideologi ini berasal dan berkembang. Sekularisme merupakan produk spesifik dari pengalaman masyarakat Barat yang sama sekali tidak pernah dialami oleh peradaban Islam. Oleh karena itu, akan timbul masalah besar ketika paham ini dipaksakan ke dalam konsep dan cara pandang Islam,” demikian dijelaskan Akmal Sjafril dalam perkuliahan ke-11 Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta pada Rabu (16/08) di Aula INSISTS, Kalibata.

Kuliah bertemakan “Sekularisme” ini merupakan kuliah perdana di semester ke-2.

Dalam pemaparannya, Akmal mengutarakan bahwa alasan kedekatan Barat dan Sekularisme tidak lepas dari problematika agama Kristen.

“Penerimaan peradaban Barat terhadap Sekularisme tidak bisa dilepaskan dari posisi Kristen sebagai agama yang menguasai berbagai aspek kehidupan termasuk urusan politik pada masanya,” terangnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Pria lulusan  Program Pascasarjana Pendidikan dan Pemikiran Islam Univ. Ibn Khaldun ini menjelaskan beberapa problem sejarah Kristen yang dialami di Barat.

“Kekerasan dan kekejaman Inkuisisi dan banyaknya penyimpangan oleh pemuka agama menjadikan masyarakat Barat trauma terhadap agama,” ungkapnya lagi.

Akmal juga menjelaskan adanya problem teks Bibel dan pendekatan Teologis Kristen yang sulit dipahami masyarakat yang saat itu turut menyembabkan ketidakpercayaan dan rasa antipati terhadap institusi agama. Sementara itu di waktu yang sama, antara Al-Quran, Sains dan beragam ilmu pengetahuan telah berpadu dalam Era Keemasannya di tempat yang berbeda.

Pembina SPI dan peneliti INSISTS ini lalu menjelaskan tabiat Sekularisme yang terdiri dari tiga hal pokok yang menjadi alasan pertentangannya dengan Islam secara ideologis. Pertama, disenchantment of nature, yaitu penghapusan pesona ilahiah dari alam semesta. Berbeda dengan Islam yang menjadikan sumber Ketuhanan sebagai inspirasi memahami alam yang seimbang antara rasio dan wahyu.

Aspek kedua, yaitu desacralization of politics, atau menghilangkan kesakralan dan nilai-nilai ketuhanan dalam urusan politik.

“Politik dianggap sebagai aspek duniawi yang kotor dan tidak selayaknya tersentuh oleh spiritualitas dan religiusitas, sehingga segala aspeknya diserahkan kepada manusia dengan mengabaikan tatanan moral dan bimbingan ilahiah dalam kepemimpinan,” ungkap Akmal.

Hal ini menurutnya sangat berseberangan dengan ajaran Islam.

Ketiga, lanjut Akmal, adalah deconsecration of values, atau penafsiran yang selalu berubah terhadap nilai.

“Segala nilai tidaklah tetap dan akan selalu berubah, menyesuaikan dengan kehendak manusia pada jamannya,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Iwan Y. Widyastanto, menekankan perlunya memahami bahaya sekularisme terutama dalam konteks beragama.

“Sekularisme pada hakikatnya adalah pintu masuk ke jalan kekufuran. Ketika hubungan manusia dengan Tuhan dipisahkan dari kepentingan antar manusia atau urusan publik, maka sejatinya manusia sudah terjebak untuk menegasikan ke-MahaKuasa-an Tuhan, atau bahkan mempertuhankan sesuatu selain Tuhan,” ungkapnya.*/Ali Faizin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Usai Terima Pimpinan Partai Komunis, Ketua DPR Setya Undang Parlemen Vietnam ke Bali
Tulisan selanjutnya Kuliah di Turki dengan Biaya Terjangkau

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?