Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Emak-Emak di Turki Prihatin Kondisi Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Oktober 2019 17:01 5:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Oktober 2019 17:00
Bagikan
Ribuan warga pendatang mengungsi sejak kerusuhan berdarah pecah di Wamena, Ibu Kota Jayawijaya, Papua.
Bagikan

Hidayatullah.com– Berbagai permasalahan yang terjadi di tanah air, turut mengundang reaksi dari komunitas diaspora Indonesia yang berada di luar negeri. Salah satunya disampaikan oleh Persatuan Emak-Emak Peduli dan Cinta Indonesia (Perempuan Indonesia) melalui pernyataan sikapnya di Ankara, Turki pada Jumat (04/10/2019).

Juru bicara Perempuan Indonesia, Irma Cumak, menjelaskan bahwa pernyataan sikap ini menunjukkan keprihatinan dan kepedulian WNI di Turki terutama emak-emak terhadap berbagai permasalahan di tanah air.

“Saya mewakili teman-teman Perempuan Indonesia menyatakan perasaan duka yang mendalam atas segala musibah yang terjadi belakangan ini di tanah air. Rasa simpati kami sampaikan kepada seluruh korban mahasiswa dan pelajar yang tewas dan terluka dalam unjuk rasa 24-25 September yang lalu,” ungkapnya.

Irma juga mempertanyakan tindakan keras dari aparat keamanan yang menyebabkan jatuhnya banyak korban.

“Ada korban yang tewas tertembak di bagian dadanya, ada pula korban tewas dengan luka benturan benda tumpul di sekujur tubuhnya. Apakah negara kita sedang baik-baik saja?”

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Sebenarnya apa yang sedang terjadi dengan negara kita? Sehingga aparat keamanan bisa mengambil tindakan yang sedemikian keras terhadap para mahasiswa dan pelajar,” tegas Irma.

Sementara itu, pegiat Perempuan Indonesia, Betty Uluzman, mempertanyakan di mana kehadiran pemerintah dalam tragedi Wamena, 23 September.

“Saya sedih sekali mendengar berita tentang tragedi Wamena. Terjadi kekejaman massal yang merenggut nyawa puluhan orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Bagaimana pemerintah bisa sampai kecolongan dan membiarkan tragedi tersebut dapat terjadi?” ungkapnya.

Betty kemudian mengungkapkan kesedihannya sebagai seorang ibu dalam melihat tragedi itu.

“Sebagai seorang ibu saya bertanya, mengapa mereka (massa) tega membunuh perempuan dan anak-anak, bahkan sampai ada yang tewas dibakar. Apakah mereka tidak punya hati nurani sebagai manusia? Pedih sekali hati ini mendengar kabar tersebut.”

Baca: 10.080 Orang Mengungsi dari Wamena

“Pemerintah tidak boleh absen dalam menjaga nyawa warganegara, bahkan nyawa satu orang pun. Keamanan warganegara di wilayah konflik seperti Papua seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah,” pinta Betty seraya mengingatkan pemerintah.

Melanjutkan pernyataan rekan-rekannya, anggota muda Perempuan Indonesia, Yollanda Vusvitasari, melayangkan tuntutan agar pemerintah dapat mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM dalam kasus tewasnya pelajar dan mahasiswa serta tragedi Wamena.

“Perempuan Indonesia menuntut agar pemerintah Indonesia segera melakukan investigasi terhadap kasus pembunuhan pelajar dan mahasiswa dan kasus pembunuhan massal di Wamena. Segera tangkap dan adili para pelaku pelanggaran HAM tersebut!” tuntut Yollanda dengan semangat.

“Ini masalah nyawa yang sudah melayang dan darah yang sudah tumpah, pemerintah jangan pura-pura bisu dan tuli, seolah-olah tidak terjadi masalah apa-apa. Negara harus hadir untuk menjaga keamanan rakyatnya, tunjukkan bahwa pemerintahan ini masih punya hati nurani,” pungkasnya.* Kiriman Yolla Nda

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diaspora Indonesiaemak-emakkekerasankrisis PapuaPapuaTurkiWamena
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Orang Serukan Kemerdekaan Skotlandia
Tulisan selanjutnya PM Belanda: Uni Eropa Butuh AS dan NATO untuk Hadapi China dan Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?