Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

PBNU: Meniru Iran Pulangkan Jenazah Korban Mina Usulan Keliru

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2015 08:53 8:53 am
Ahmad
Dipublikasikan 7 Oktober 2015 08:52
Bagikan
Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Haji Slamet Effendy Yusuf
Bagikan

Hidayatullah.com- Secara politis Iran memiliki alasan mengapa mereka minta agar jenazah dalam tragedi Mina itu dipulagkan ke Iran. Dan sikap itu juga didasari oleh orang-orang Syiah yang memiliki tradisi tersendiri tentang tata cara pemakaman jenazah. Namun meniru Iran adalah sebuah kekeliruan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum PBNU yang juga Ketua Komisi Pemantau Haji Indonesia (KPHI) Slamet Effendy Yusuf menanggapi usulan anggota DPR agar pemerintah Indonesia meniru langkah Iran memulangkan jenazah haji yang menjadi korban dalam tragedi Mina di tanah suci.

“Saya tidak setuju kita meniru Iran, bukan semata-mata karena soal politik tetapi ada alasan yang syar’i,” ujar Slamet di Jeddah saat dihubungi awak hidayatullah.com melalui sambungan telepon, Selasa (06/10/2015).

Menurut Slamet, dalam syariat Islam jenazah harus segera dimakamkan. Sementara, lanjutnya, jenazah tersebut meninggalnya sudah lama seperti ada jenazah yang ditemukan setelah sepuluh hari. Jadi, secara syar’i justru itu jenazah seperti itu harus segera dimakamkan bukan dipulangkan.

“Kedua, terlalu banyak kesulitan untuk memulangkan jenazah ke masing-masing negaranya, seperti soal biaya, transportasi pulang-pergi, pengurus dengan pemerintah negara jenazah tinggal dan sebagainya,” tuturnya.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

Lebih penting lagi, Slamet menambahkan adalah tradisi daripada umat Islam Indonesia sejak dulu yaitu justru ingin meninggal dan dimakamkan di tanah suci. Jadi, tuturnya, dahulu pernah ada seorang ulama besar dari Indonesia yang setiap tahun berangkat haji tetapi niatnya bukan hanya semata-mata berhaji melainkan ingin meninggal di tanah suci.

“Nah, akhirnya keinginan ulama itu benar-benar terwujud. Beliau wafat dan dimakamkan di tanah suci,” imbuhnya.

Slamet menambahkan bahwa Indonesia punya tokoh-tokoh besar yang wafat di tanah suci, dan jenazahnya tidak dipulangkan ke Indonesia supaya bisa dimakamkan di tanah suci, seperti H. Muhammad Subhan, ZE. Waktu itu beliau menjabat sebagai wakil ketua MPRS dan salah satu ketua PBNU, beliau mengalami kecelakaan hingga meninggal dan dimakamkan di sana.

“Dan banyak ulama Indonesia lainnya yang meninggal lalu dimakamkan di tanah suci, dan tidak dibawa pulang ke Indonesia,” tuturnya.

Jadi, Slamet menegaskan bahwa usulan anggota DPR supaya pemerintah Indonesia meniru langkah Iran memulangkan jenazah haji yang menjadi korban dalam tragedi Mina di tanah suci itu merupakan ide yang ngawur (keliru,red).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajiHaji 2015iranmeninggal di MakkahPBNU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Idul Ghadir Dalam Pandangan Sejarah (2)
Tulisan selanjutnya Dzikir (Tak Mesti) Pagi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?