Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat Jerman Minta Jilbab Diperbolehkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juni 2003 18:00 6:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juni 2003 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat urusan orang asing sekaligus Sekretaris Departemen Pekerjaan Jerman Marylois Beick meminta kepada pemerintah dan rakyat Jerman untuk menerima pakaian muslimah sebagai sesuatu hal yang biasa dan menghormati syiar-syiar Islam.

Permintaan Marylois tersebut disampaikannya dalam jumpa pers di Berlin (18/06/03) mengomentari acara diskusi Mahkamah Tinggi Perundang-undangan Jerman di Karlsroh.

Diskusi tersebut membahas seorang pengajar muslimah, Farhat Loden, yang dilarang mengajar di sekolah Jerman di Badn Wortmbeg karena mengenakan jilbab.

Beick mengatakan, pakaian muslimah adalah urusan agama dan bukan persoalan tradisi. Karena itu, masyarakat Jerman tidak bisa mengatakan bahwa dua juta muslimah di Jerman yang mengenakan jilbab sebagai tradisi dan kebiasaan negara-negara Islam.

Ia juga menjelaskan, mayoritas warga Jerman yang memeluk Islam juga mengenakan jilbab. Karena, jilbab adalah perintah agama dan tidak ada hubungannya dengan tradisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Jerman meminta agar persoalan pakaian muslimah yang telah berlarut-larut selama lima tahun ini segera diselesaikan. Pemerintah juga meminta agar Loden dikembalikan kepada kelurganya di Stuttgart.

Loden mengajukan persoalan ini kepada pengadilan. Ia menegaskan bahwa pakaian muslimah adalah perintah agama. Karena itu, ia tidak akan melepaskan jilbab meskipun besarnya tekanan dalam rangka untuk mendapatkan haknya dari mengajar.

Mahkamah Tinggi Perundang-undangan Jerman mengharapkan pernyataan tentang jilbab sudah dikeluarkan pada awal bulan depan. Ini dilakukan setelah pemerintah Jerman melakukan penelitan dan mendengarkan saksi-saksi tentang persoalan ini. (is/ha/m3)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IPNU Kembali ke Basis Pelajar
Tulisan selanjutnya Konggres Akui Korban Tentara AS Terus Bertambah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gelombang Serangan ‘Israel’ Paksa Warga Gaza Mengungsi di Tengah Kegelapan Malam

Berita
24 Juli 2026 15:03
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?