Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Ghozi Kabur Dari Penjara Filipina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juli 2003 11:10 11:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2003 11:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Al-Ghozi, dilaporkan melarikan diri dengan seorang temannya dari gedung tahanan yang dijaga ketat di kompleks militer di Camp Crame, markas besar kepolisian nasional Filipina.

Kompleks penjara itu adalah suatu bangunan yang dijaga amat ketat, demikiuan menurut Kepala Kepolisian Hermogenes Ebdane.

Ebdane mengidentifikasi pelarian lainnya adalah Abdul Mukim Edris dan Merang Abante, keduanya adalah tersangka Muslim ekstrimis yang dituduh melakukan penculikan warga Amerika pada waktu lalu.

“Jika anda punya senjata dan anda melihat mereka, anda dapat menembak mereka,” kata Ebdane ketika menunjukkan sejumlah gambar para tersangka kepada para wartawan agak marah.

Pelarian itu merupakan suatu pukulan telak bagi usaha Filipina untuk memerangi terorisme. Pelarian itu terutama amat mengganggu Filipina karena terjadi pada saat kunjungan PM Australia John Howard. Howard dalam kunjungannya itu juga menawarkan bantuan anti-terorisme.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ebdane mengatakan tiga polisi yang menjaga ketiga pelarian itu kini sedang diselidiki dan Presiden Gloria Macapagal Arroyo memerintahkan pemecatan mereka segera.

Arroyo juga mengisyaratkan bahwa para petugas tersebut dapat menghadapi tuduhan melalaikan tugas.

Menurut keputusan pengadilan, Al-Ghozi dihukum 17 tahun penjara atas kepemilikan bahan-bahan peledak.

Kantor berita Reuters menyatakan, kaburnya Al-Gozi bersama dua rekannya itu merupakan buah dari kerja sama diam-diam atau konspirasi dengan para sipirnya. Karena itu, Presiden Arroyo kemarin langsung memecat tiga sipir yang bertanggung jawab atas pengamanan sel Al-Gozi.

Beberapa pejabat PNP mengatakan, tidak ada tanda-tanda kerusakan atau pembobolan pada sel Al-Gozi dkk. Tapi, belum ada statemen bagaimana bentuk kerja sama Goci dkk dengan para sipir itu; menyogok alias menyuap atau menggunakan kekuatan supranatural yang kemungkinan dimiliki Al-Gozi dkk.

“Ini benar-benar insiden yang sangat sial. Presiden berniat menyelidiki kasus itu sampai tuntas. Siapa pun yang bertanggung jawab bakal dikenai sanksi tegas,” tuutr Jubir Kepresidenan Ignacio Bunye. (ap/rtr/wpd)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Tolak Permohonan Bebas Anwar Ibrahim
Tulisan selanjutnya Partai Berkuasa dan Oposisi Dukung Syariah Islam di Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Lentera Hidup

Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

Lentera Hidup
23 Juli 2026 10:42
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?