Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putin: Iraq Akan Jadi Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2003 07:11 7:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2003 07:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Rusia Vladimir Putin semalam mengingatkan Amerika Serikat bahwa negara itu akan menghadapi tindakan teror yang berlarut-larut dan peperangan yang sia-sia di Iraq seperti yang dialami Uni Soviet di Afghanistan.

Dalam pertemuaan di Moscow yang disiarkan The New York Times semalam, Putin mengatakan Iraq mungkin menjadi pusat baru bagi semua jenis agen kemusnahan.

Putin juga menambahkan sejumlah besar anggota berbagai kelompok pejuang kini sedang tertuju ke negara itu sejak jatuhnya Saddam Hussein.

Menurut pemimpin Rusia itu, pemerintahan Presiden Geroge W Bush perlu bertindak segera mengembalikan kedaulatan Iraq dan memastikan satu resolusi PBB menentukan berapa lama pasukan keamanan PBB perlu berada di Iraq, tulis Times.

“Bagaimanapun penduduk setempat menganggap pasukan AS itu sebagai pasukan penjajah,” kata koran itu memetik Putin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurutnya, sikap permusuhan AS tidak dapat dielakkan selagi tindakan mereka menduduki Iraq tidak mendapat pengesahan PBB.

Putin berkata rakyat mempunyai sebab untuk menggelar kerajaan Saddam penjenayah tetapi beliau mempertikaikan dakwaan Bush bahawa Iraq mempunyai kaitan dengan keganasan dan militan Islam antarabangsa.

Serang AS

Di tempat terpisah, Menteri Luar Rusia Sergei Ivanov mengatakan negaranya bersedia melancarkan serangan ke Amerika Serikat atau negara mana saja jika kepentingan Rusia terancam.

Presiden Vladimir Putin yang bertemu Ivanov pada Kamis lalu juga menyatakan bahwa Rusia masih memiliki senjata nuklir, tulis berita terkemuka Inggris.

Sebelum ini, Putin sudah menandatangani perjanjian dengan Presiden Amerika, George W Bush untuk menghapuskan dua pertiga senjata nuklir masing-masing negara dalam waktu 10 tahun.

Bagaimanapun, para pengamat menilai, milter dan pejabat Rusia marah berikut tindakan bekas sekutu Blok Timur Rusia kini menyertai Natodan usaha menghapus pengaruh Rusia.

Kenyataan itu juga turut merujuk tindakan ASS saat menyerang Iraq.

Bagaimanapun juga, sebelum AS menyerang Iraq, dua negara ini –Rusia dan Iraq– memiliki kepentingan saling menguntungkan.

Karenanya, Rusia tidak menolak menggunakan kekerasan jika kepentingan Rusia atau sekutunya menuntut serangan dilancarkan.

Dalam doktrin terbaru Rusia yang diumumkan tahun lalu, Kremlin membenarkan penggunaan senjata nuklir bagi mempertahankan segala kepentingannya jika penyelesaian lain sudah buntu.

Sikap Rusia ini bisa diartikan ancaman terselubung terhadap AS yang telah banyak mengambil alih kepentingan Rusia di negara-negara Timur Tengah, termasuk Iraq (afp)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS Persulit Tentara Yang Menikahi Wanita Iraq
Tulisan selanjutnya Polisi Akhirnya Bebaskan Anggota Jamaah Tabligh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Berita
2 Juli 2026 17:16
Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

Terbaru

  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir
  • Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
  • Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026
  • Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
  • Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
  • Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
  • Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
  • MUI Perjuangkan Akses Hunian Layak bagi Dai dan Guru Ngaji
  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?