Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pilot Tertuduh Teroris Menang Gugatan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2003 07:46 7:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2003 07:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pilot kelahiran Aljazair Lutfi Raissi, yang dituding melatih para pembajak yang menabrakkan pesawat ke gedung kembar WTC New York 11 September 2001, memenangkan gugatan atas koran Inggris The Mail. Media itu diharuskan membuat permintaan maaf secara terbuka karena memberitakan cerita yang ternyata tidak benar tersebut.

Pengacara The Mail Timothy Pinto menjelaskan, kliennya akan mematuhi keputusan Pengadilan Tinggi London itu. Media tersebut juga setuju untuk memberikan ganti rugi kepada Raissi dan membayar biaya hukumnya.

Gugatan Raissi itu diajukan atas berita media itu pada September 2001. Berita tersebut mengutip tuduhan AS bahwa Raissi melatih para pembajak WTC. Belakangan, tudingan itu tidak terbukti.

Berita tersebut juga menyebutkan bahwa Raissi, yang kini berusia 29 tahun itu, sengaja menggunakan nomor keamanan sosial neneknya yang telah meninggal, Dorothy Hansen, untuk membuat identitas palsu. Karena tuduhan tersebut, dia sempat menjalani hukuman penjara lima bulan di penjara Belmarsh, selatan London.

Dia ditahan sejak sepuluh hari setelah serangan 9/11. April lalu, hakim Inggris menolak mengekstradisinya ke AS karena dinilai tidak memiliki kasus terkait dengan serangan itu. Bulan lalu pengacara Raissi mengajukan gugatan bagi FBI dan Dephan AS, masing-masing USD 10 juta (sekitar Rp 83,65 miliar).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seperti telah diberitakan Hidayatullah.com sebelumnya, Lutfi Raissi, pilot kelahiran Aljazair ditangkap FBI dengan tuduhan telah menjadi instruktur para pembajak pesawat yang dituduh menghancurkan WTC.

Setelah lima bulan ditangkap FBI tanpa proses hukum, dia dibebaskan tanpa penjelasan. Tapi sejak itu karir dan kehidupannya telanjur hancur

Raissi memang tidak berada di New York saat menara kembar WTC diledakkan oleh bom bunuh diri pada 11 September 2001. Namun, kejadian tersebut telah menghancurkan kehidupan dan cita-citanya setelah FBI melakukan kesalahan investigasi dengan menudingnya sebagai pelatih para pembajak yang meledakkan WTC saat itu.

“Sebelumnya, saya berharap bisa menghidupi diri saya di AS (dengan menjadi pilot). Namun, AS bersama polisi dan penuntut Inggris telah menghancurkan kehidupan saya. Dan, mereka tidak pernah meminta maaf,” katanya seperti yang dikutip The Times bulan lalu. (afp/hdc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Akhirnya Bebaskan Anggota Jamaah Tabligh
Tulisan selanjutnya RUU Pornografi Menunggu Persetujuan Presiden

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia

Berita
13 Agustus 2026 17:13
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Desak Netanyahu Larang Presiden Palestina Kembali ke Tepi Barat
Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
Dari Kaltim ke Maroko, Dua Hafidz Ini Wakili Indonesia di MTQ Internasional

Terbaru

  • Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
  • Turki dan Saudi Perkuat Kerjasama Energi, Usai Sepakati Pakta Pertahanan Makkah
  • 22 Persen Yahudi ‘Israel’ Dukung Usir Warga Palestina ke Luar Negeri
  • Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
  • Perang Iran Dongkrak Penjualan Truk Listrik China
  • Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
  • Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI
  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?