Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat Iraq Desak Berlakukan Hukum Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Februari 2004 10:39 10:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Februari 2004 10:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Majeis Pemerintah Iraq, Mohsen Abdel-Hamid, yang merencakan perubahan itu minggu lalu, sempat mengatakan, perlembagaan mesti membayangkan identitas Islam bagi masyortas rakyat Iraq dan tetap menghormati agama lain.

Tindakan itu tidak mengekang kebebasan beragama tetapi menjadikan hukum Islam sebagai teras undang-undang dengan pengecualian untuk agama lain.

Tak urung, rencana ini dibantah wakil rakyat Kurdi pihak Kristen serta golongan liberal yang telah lama berambisi agar Iraq tidak dibawah ke hukum Islam.

“Jika ini berlaku, 50 persen masyarakat Iraq perlu dibebaskan. Kami perlu berjuang mendapatkan hak semua rakyat Iraq termasuk wanita dan golongan minoritas,” kata Younadem Kana, salah anggora mejelis yang beragama Kristen.

Ketika mempertahankan rencana itu, ulama Syiah dan juga anggota Majelis Pemerintah sementara, Abdel Aziz al-Hakim, sudah menandaskan, calon ahli perundangan Iraq akan dilarang mengubah undang-undang yang bertentangan dengan nilai Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Katanya, minoritas bukan Islam termasuk satu juta penduduk Kristen akan diberikan izin minum arak (bir). Tapi membuka toko untuk menjual minuman beralkohol tetaplah tidak dibernarkan.

“Pendaftaran membuka warung minuman beralkohol mungkin tidak dibenarkan,” kata Penasihat Undang-Undang Majelis Pemerintah, Salem Chalabi.

Tapi lebih jauh, Chalabi juga mengatakan, “Tiada siapapun mencadangkan Iraq akan menjadi negara Islam. Tiada yang pergi sejauh itu,” kata Chalabi.

Sinyal ini juga ditandaskan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), George W Bush dalam wawancara dengan TV NBC dengan mengatakan, rakyat Iraq tidak akan mendukung rejim Islam.

Katanya, dia sudah membicarakan undang-undang itu dengan tiga anggota Majelis Pemerintah yang memberi jaminan kepadanya perlembagaan itu akan melindungi hak golongan minoritas dan kebebasan beragama.

Iraq dikenal memiliki 60 persen pemeluk Islam dari kaum Syiah dan sisanya 40 persen Sunni dan minoritas Kristen yang tidak lebih dari 1 juta orang.

Dengan alasan menghormati kebebasan beragama, yang cuma satu juta orang, AS melarang negara itu membuat sendiri format hukumnya sesuai undang-undang Islam.

Bagaimanapun, masa depan Iraq akan terus dalam bayang-bayang masa krisis, antara mayoritas yang menginkan syariah Islam dan minoritas di bawah kendali AS. (nbc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia: Bali Tempat Subur Kaum Pedofili
Tulisan selanjutnya Menteri Israel Minta Misionaris Murtadkan Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?