Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ketua Mesjid Birmingham Ingriss Mengecam Tony Blair

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Agustus 2005 09:21
Bagikan
Bagikan

Senin, 8 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Dr. Mohammed Naseem, ketua dari Mesjid Pusat Birmingham mengatakan bahwa dia melihat kesamaan diantara kekuatan baru yang berkeinginan untuk menghentikan Islam ekstrimis dengan kekuatan Hitler di dalam menjelek-jelekan Yahudi.

Tony Blair menginginkan aturan-aturan untuk mengeluarkan orang-orang asing yang berkotbah menyampaikan kebencian dan menutup tempat-tempat yang menganjurkan kepada terorisme.

 " Saya melihat kesamaan…, saya bilang, saat ini adalah waktu-waktu yang sangat berbahaya, " ujarnya pada BBC.

Minggu lalu Dr. Naseem mempertanyakan apakah ada bukti kalau orang Islam yang berada di balik pengeboman london tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancaranya dengan Radio BBC 4 di dalam To day Program,  Dr. Naseem mengatakannya melihat kesamaan pendekatan yang digunakan oleh Tony Blair kepada komunitas Islam di Ingris dengan pendekatan Hitler di dalam mendiskreditkan komunitas Yahudi ketika awal-awal Hitler memimpin.

"Hitler ketika itu, terpilih secara demokrasi, dan secara perlahan-lahan dia menciptakan kambing hitam, yaitu, orang-orang Yahudi, dan mengatakan kepada rakyat Jerman bahwa Yahudi adalah ancaman bagi mereka."

"Berdasarkan hal tersebut dia memulai menghabiskan orang-orang Yahudi dari Jerman"

"Saya melihat kesamaannya dengan apa yang sedang dilakukan Tony Blair terhadap komunitas Islam. Semua bergerak, selangkah demi selangkah. Saya bilang bahwa saat ini adalah waktu-waktu yang berbahaya, dan kita harus mengetahui hal ini."

Dia menambahkan, aturan yang diajukan oleh Tony Blair akan benar apabila terdapat bukti-bukti yang nyata apabila orang asing di Ingris benar-benar melakukan terorisme.

"Mr Blair mengatakan kepada kabinetnya minggu lalu bahwa orang-orang menyalahkan hal-hal yang lain, bukan kepercayaannya (Islam). Mereka menyalahkan kemiskinan, diskriminasi, perang terhadap teror yang menyebabkan pengeboman tersebut. Sehingga pesannya seperti yang salah bukanlah agama mereka. Mereka seharusnya menyalahkan agama mereka (Islam)."

Sebagai bagian dari aturan anti terorisme yang diajukan hari Jum’at yang lalu, Blair mengumumkan larangan terhadap dua organisasi Islam, Hisbut Tahrir dan Muhajiroun.

Akibat aturan terbaru, pemerintah Inggris juga berencana mendeportasi sekitar 500 warga Muslim dengan tuduhan sebagai ‘Muslim ekstrimis’.  Tuduhan ini berdasarkan laporan yang diberikan oleh agen rahasia Inggris, M15.

Daftar 500 warga Muslim yang akan dideportasi itu sudah berada di tangan pihak imigrasi dan M15 sudah memerintahkan para pejabat keimigrasian untuk segera mengambil tindakan. Warga Muslim yang dideportasi itu akan dipulangkan ke negara asalnya masing-masing dalam jangka waktu dua minggu. (bbc/Yusuf/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramai-ramai Menghujat Fatwa MUI
Tulisan selanjutnya KH. Kholil Ridwan: “Aa Gym, Arifin Ilham, Bicaralah!”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?