Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kerusuhan Sydney Berlanjut

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Desember 2005 02:52
Bagikan
Bagikan

 
Selasa, 13 Desember 2005
 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hidayatullah.com–Bentrokan antar etnis kembali terjadi sebagai lanjutan kerusuhan di pantai Cronulla, Australia, Senin, (12/12) tadi malam. Polisi mengatakan orang datang bermobil-mobil dari daerah-daerah Sydney lainnya dan melakukan aksi kekerasan.

Kamrain, Perdana Menteri Australia John Howard sempat mengutuk serangan yang terjadi pada akhir pekan terhadap warga keturunan Arab dan Laut Tengah oleh pemuda berkulit putih.

"Menyerang orang "atas dasar ras, tampang [dan] etnis" tidak bisa diterima, " kata Howard.

Bentrokan itu menyebabkan lebih dari 30 orang terluka, termasuk polisi, dan sedikitnya 16 orang ditahan.

Bentrokan terjadi menyusul penyerangan terhadap dua penjaga pantai pekan lalu, yang dilaporkan dilakukan oleh pemuda keturunan Timur Tengah.

Kerusuhan Senin malam diakibatkan pesan SMS beredar setelah insiden dengan ajakan agar orang-orang keturunan Timur-Tengah membalas.

Tindak kekerasan kemudian menyebar ke bagian-bagian lain Sydney, disertai serangan pembalasan oleh kelompok pemuda berwajah Timur Tengah.

Menteri Kepolisian New South Wales Carl Scully mengatakan, kerusuhan ini dipicu oleh sekelompok anggota Neo-Nazi dan penganut faham supremasi kulit putih, yang menghasut massa yang mabuk.

"Sosok semacam ini paling pantas [muncul] di Berlin tahun 1930-an, bukannya di Cronulla tahun 2005," kata Scully kepada wartawan.

Kepada wartawan hari Senin, John Howard mengatakan, "Tindak kekerasan massal ini memuakkan dan selalu dikutuk tanpa syarat."

Namun, dia bersikukuh mengatakan, tindak kekerasan ini tidak menandai masalah yang lebih dalam dalam masyarakat Australia.

"Saya tidak menerima bahwa ada rasisme terselubung di negara ini," kata Howard.

"Bangsa kami telah menyerap jutaan orang dari berbagai bagian dunia selama sekitar 40 tahun dan kami telah melakukan itu dengan keberhasilan luar biasa," tambahnya.

Bom Bali

Howard juga membantah bahwa peringatan pemerintah mengenai militan muslim asal Australia telah ikut menyebabkan kerusuhan.

Howard mengecam pemicu kerusuhan karena dikawatirkan akan memperluas sentimen anti-Arab dan anti Islam di negeri itu.

Namun Howard menolak jika kerusuhan ini dianggap sebagai akibat diberlakukannya UU anti-teror baru lalu.

Namun anggota parlemen dari Partai Liberal, Bruce Baird, mengatakan kejadian ini mungkin diakibatkan rasa dendam pasca Bom Bali yang banyak menewaskan warga Australia.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Persaudaraan Islam Australia, Keysar Trad mengatakan, kekerasan ini mungkin sudah dipersiapan. Indikasinya, ujar Trad, "ada media massa yang membesar-besarkan kejadian itu, "katanya. (bbc/smh/cha)
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya John Howard Kecam Kerusuhan Rasial
Tulisan selanjutnya Dubes AS: “Kini Saat Yang Tepat Untuk Kurangi Tentara AS”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?