Hidayatullah.com–Press TV melaporkan, miilter AS menarik mundur kapal induknya USS Abraham Lincon dari Teluk Persia menuju laut Arab untuk mendukung operasi militer di Afghanistan.
Disebutkan bahwa relokasi kapal induk tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kekerasan di Afghanistan.
Seorang Laksamana angkatan laut AS mengklaim bahwa penarikan kapal induk ini tidak ada kaitannya dengan persiapan serangan ke Iran. Padahal di Afghanistan AS telah menempatkan 32.000 pasukannya yang bergabung dengan pasukan asing dari negara lain yang jumlahnya mencapai 70.000 personil.
Sebelum ini, angkatan laut Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC), melakukan manuver militer IRGC di Teluk Persia dan Selat Hormuz. Safari. Manuver ketiga yang diberi nama Operasi Nabi Besar digelar dengan menggunakan strategi dan pengalaman manuver Nabi Besar pertama dan kedua.
Manuver ini merupakan hasil kerja dua tahun terakhir angkatan laut IRGC dan difokuskan untuk berlatih menghadapi perang sebenarnya dan meningkatkan kemampuan tempur pasukan ini.
Selain itu Iran juga melakukan uji coba penembakan rudal Shahab-3 yang memiliki jangkauan tembak lebih jauh yang dapat menjangkau Israel, demikian kutip televisi Al-Alam dan Press TV.
Shahab-3 dengan satu hulu ledak konvensional seberat satu ton memiliki jangkauan tembak sejauh 2.000 km.
Ujicoba penembakan itu, yang juga termasuk beberapa rudal lainnya, dilakukan pada saat ketegangan meningkat menyangkut program nuklir Iran, yang Barat kuatirkan dapat bertujuan membuat sebuah bom atom. [irb/hidayatullah.com]