Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Usai Ebola, Warga Liberia Panik Coronavirus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Maret 2020 20:11 8:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2020 20:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Terjadi kepanikan di kalangan warga di ibu kota Monrovia ketika kabar tentang kasus infeksi pertama coronavirus di Liberia menyebar lewat media sosial.

Ini adalah negara yang baru saja mengalami wabah Ebola yang juga mematikan.

Liberia, bersama dengan negara tetangganya Sierra Leone dan Guinea, dicabik-cabik dua kali wabah Ebola antara tahun 2014 dan 2015. Wabah itu menewaskan sekitar 11.000 orang, sekitar 4.000 di antaranya meninggal di Liberia saja.

Pendengar siaran radio swasta Truth FM menyuarakan kemarahan mereka lewat sambungan telepon interaktif, setelah pihak berwenang memperbolehkan seorang pejabat pemerintah, Nathaniel Blama, bepergian ke Swiss setelah World Health Organization (WHO) menyatakan pandemi Covid-19. Nathaniel Blama kemudian terbukti positif mengidap coronavirus setelah dites.

Negara-negara yang terdampak paling parah dua wabah Ebola terakhir memiliki sistem kesehatan yang lemah serta kekurangan dokter dan pewarat yang berkualifikasi baik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Institut Kesehatan Publik Nasional Liberia mengatakan bahwa pada saat ini sudah ada kebijakan-kebijakan untuk menghadapi wabah coronavirus. Namun demikian, pemerintah tidak memiliki dana mencukupi. Sementara rakyat khawatir negara tidak siap untuk merawat pasien apabila coronavirus menyebar di Liberia.

Kepala pejabat kesehatan Liberia ,Dr. Francis Kateh, mengatakan kepada BBC Selasa (17/3/2020) bahwa di seluruh penjuru negara itu hanya terdapat “segelintir” ventilator tanpa  menyebut berapa jumlahnya.

“Kami memeriksa ventilator yang berfungsi; kami total dalam bekerja,” ujarnya.

Ventilator merupakan alat medis yang sangat penting dalam kasus coronavirus, sebab gejala yang umum dialami sebagian pasien adalah kesulitan bernapas. Salah satu upaya yang dilakukan dokter adalah menjaga agar pasien tetap hidup, termasuk menyokong pernapasan dengan bantuan ventilator, sampai sistem imunitas di dalam tubuh pasien mampu mengalahkan virus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusLiberia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sukamta Dorong Pemerintah Perbaiki Manajemen Penanganan Wabah Corona
Tulisan selanjutnya Iran Bebaskan Sementara 85.000 Tahanan karena Wabah Coronavirus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?