Hidayatullah.com–Seperti diberitakan harian Arab News edisi Rabu (21/10), sekitar 5000 pekerja China kini tengah mengerjakan proyek raksasa monorail yang menghubungkan Mekah dengan Arafah dan Mina. Proyek bernilai 6,5 Milyar Riyal itu tahun depan diperkirakan akan selesai 35%. Dan dua tahun mendatang berikutnya, pelaksanaan haji tahun 2012, monorail beroperasi penuh.
Proyek jalur monorail sepanjang 18,1 kilometer ini nantinya akan mampu mengangkut 72.000 jemaah haji per jamnya.
Dengan demikian, monorail akan bisa menghemat penggunaan kendaraan bermotor, termasuk mengkandangkan 53.000 bus. Selama ini, angkutan jemaah haji menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina selalu menjadi persoalan.
Dengan selesainya monorail, diperkirakan akan sangat membantu kelancaran arus lalu lintas jemaah haji.
Stasiun besar monorail nantinya akan terletak di jalur Taif dekat Universitas Ummul Qura, Mekah.
Proyek Raksasa
Sebagaimana diketahui, Saudi menghabiskan dana sebanyak SR6.5 miliar (Rp17,5 triliun) untuk membangun monorail yang akan mengelilingi Tanah Suci Makkah, Mina, Arafat, dan Muzdalifah.
Proyek ini diharapkan sudah siap sepenuhnya pada 2011. Namun pada musim haji tahun 2012, sebagian sudah bisa dinikmati, demikian laporan Komite Tinggi Haji Arab Saudi
“Proyek pekerjaan Monorail akan dimulai di Muharram, setelah musim haji usai,” kata laporan yang dikutip dari Arab News.
Penanggung-jawab dua masjid di tanah suci, Raja Abdullah telah menyatakan persetujuannya pada proyek untuk keperluan transportasi lebih dari 3 juta umat yang akan berkumpul di Tanah Suci setiap tahunnya, sekaligus merupakan tantangan besar bagi pengelola wilayah ini
Proyek raksasa ini ditangani konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan China Railway Company, yang menjanjikan akan mampu beroperasi sepenuhnya pada musim haji 2011 mendatang, kata Ketua Komite Penanggung Jawab Proyek, Pangeran Muahmmad Nayef. [ifh/hidayatullah.com]