Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Peluk-Cium” Cara Saudi Atasi Penculikan Bayi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 6 Januari 2011 15:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meningkatnya jumlah penculikan bayi dari rumah-rumah sakit Saudi beberapa waktu terakhir memaksa pemerintah untuk memikirkan penanggulangannya. \”Peluk-Cium\” pun dipilih untuk mencegah penculikan bayi.

Sebagaimana dilansir Arab News (5/1), Menteri Kesehatan Dr. Abdullah Al-Rabiah baru-baru ini meninjau ujicoba pelaksanaan sistem baru yang diterapkan di RS. Anak dan Bersalin Jeddah yang terletak di distrik Aziziyah.

Kementerian memperkenalkan sistem baru, setelah beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah penculikan bayi dan bayi tertukar tidak sengaja di rumah-rumah sakit Saudi.

Menurut Direktur Departemen Urusan Kesehatan Jeddah Dr. Sami Badawud, ujicoba tersebut berhasil dan bisa diperkenalkan di rumah sakit lainnya.

\”Kami akan menjadi rumah sakit pemerintah pertama di Jeddah yang menggunakannya,\” kata Dr. Yasir Al-Ghamdi, kepala rumah sakit.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Al-Ghamdi, mereka juga akan bekerjasama dengan sebuah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi alat yang dipergunakan dalam sistem \\\”Hugs and Kisses\\\”, peluk dan cium.

Alat yang disebut \”peluk\” dilekatkan pada tubuh bayi, sementara alat \”cium\” dipasang di pergelangan tangan ibunya. Jika bayi diserahkan ke tangan ibu yang salah, maka alarm akan berbunyi. Alat itu bekerja sepanjang waktu dan aktif begitu alat dipasang pada bayi. Dengan sistem ini bayi tidak bisa dibawa keluar dari ruang perawatan, kecuali orang yang membawanya memiliki kata sandi untuk keluar. Kata sandi hanya diberikan kepada para dokter yang berwenang.

Sistem pengamanan juga terhubung secara otomatis dengan pintu-pintu dan elevator. Jika alarm berbunyi, otomatis pintu akan terkunci dan elevator tertahan.

Al-Ghamdi menyangkal laporan yang mngatakan bahwa perangkat yang digunakan berbahaya bagi kesehatan ibu dan bayi. \”Alatnya berfungsi menggunakan baterai. Studi menunjukkan bahwa tidak ada efek samping saat menggunakan sistem itu.\”

Perangkat \”Peluk dan Cium\” dinilai dapat memberikan perlindungan yang maksimal untuk bayi dan ibunya dan telah digunakan di RS. International Medical Centre (IMC) di Jeddah sejak tahun 2006.[di/an/hidayatullah.com]

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hakim Saudi Percaya Sumiati Disiksa
Tulisan selanjutnya Baby Smoker Lahir dari Pengaruh Iklan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?