Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libya Hadapi Krisis Kemanusiaan dan Pangan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 14 April 2011 08:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Libya menghadapi krisis kemanusiaan akibat pertempuran berat dan pasokan makanan yang tidak cukup. Demikian kata  badan PBB, World Food Program (WFP), Rabu, (13/4).

Pada pertemuan para menteri luar negeri dari pasukan aliansi di Qatar hari Rabu, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga mengatakan, 3,6 juta orang akan membutuhkan bantuan di Libya, lebih dari setengah populasi, pada saat pemberontak meningkatkan perjuangannya melawan pemimpin Libya Muammar Qadhafi.

“Libya menghadapi krisis kemanusiaan berkaitan pergolakan dan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata WFP dalam sebuah pernyataan.  “Masa depan sistem distribusi pangan bersubsidi di Libya sangat mengkhawatirkan bagi WFP dan mitra ketahanan pangannya.”

Badan-badan itu bantuan telah berjuang untuk mencapai warga sipil di kota Benghazi dan Misrata. Penduduk dan pekerja migran telah menghadapi kekurangan bahan makanan dasar, kurangnya pasokan medis, air, dan listrik.

“Menurut informasi yang tersedia, terutama dari bagian timur negara itu, makanan yang biasa dikonsumsi  tidak memadai pasokannya,” kata WFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini berarti bahwa makanan kurang tersedia bagi masyarakat umum, serta kelompok rentan, dan jumlah mereka yang membutuhkan bantuan pangan dapat meningkat secara dramatis.”

WFP mengatakan, pelabuhan timur di Tobruk dan Benghazi yang dikuasai pemberontak,dilaporkan berfungsi sepenuhnya.

“Ada kebutuhan mendesak agar kapal-kapal komersial melanjutkan operasi di pelabuhan tersebut karena hal ini akan memfasilitasi pengiriman kemanusiaan dan impor barang-barang komersial dasar juga,” katanya.

Sebuah kapal telah membawa makanan yang cukup untuk 40.000 orang selama sebulan, disewa oleh WFP, mencapai Misrata pekan lalu.

“Akses ke Barat Libya terbatas dan WFP sangat memperhatikan untuk daerah yang tidak memiliki akses untuk memenuhi persediaan dasar,” katanya, dengan menambahkan sedang dilakukan konsultasi dengan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Libya, untuk mengatur pengiriman dan menyediakan bantuan kemanusiaan untuk daerah tersebut.*

Keterangan foto: Pertemuan para menteri luar negeri dari pasukan aliansi di Qatar.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKB Minta AS Hentikan Serangan ke Libya
Tulisan selanjutnya Film “?” (Tanda Tanya): Pelecehan Sistematis terhadap Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?