Hidayatullah.com–Bulan Sabit Merah Arab Saudi mengangkut 17 jamaah haji yang mengalami kecelakaan lalu-lintas di tiga tempat berbeda pada hari Jum’at, hari pertama bulan Dzulhijjah.
Sebagaimana dilaporkan Arab News, Ahad (30/10/2011), kecelakan pertama terjadi di jalan raya tepi pantai. “Dua helikopter dikirim untuk mengevakuasi lima korban kritis ke Rumah Sakit Raja Abdul Aziz, Jeddah,” kata Kapten Abdul hakim al-Jawfi, direktur operasi ambulan udara Bulan Sabit Merah Saudi.
Kemudian, Bulan Sabit mendapat panggilan lain dari Madinah, di mana enam jamaah haji mengalami luka-luka. “Dua dari enam jamaah diangkut lewat udara ke rumah sakit terdekat, karena kondisinya kritis. Sisanya dibawa lewat darat,” papar al-Jawfi.
Kecelakaan ketiga terjadi di Yalamlam, 125 kilometer arah tenggara Makkah. “Enam jamaah terluka, setelah mobil mereka terjerembab ke dalam pasir,” katanya lagi.
Al-Jawfi menjelaskan, tim ambulan udara bersiaga terus-menerus selama 24 jam.
“Layanan ini diberikan secara cuma-cuma, dan semua jamaah dapat menghubungi nomor 997,” jelasnya.
Pada pertemuan hari Sabtu di Makkah, kantor Perahanan Sipil mengidentifikasi sejumlah lokasi evakuasi medis untuk wilayah Masjidil Haram, Mina, Jamarat, Arafah dan jalur kereta Mashair. Dalam pertemuan itu juga dibahas strategi evakuasi selama musim haji.
Divisi medis di Kementerian Dalam Negeri, Departemen Kesehatan, Garda Nasional, angkatan bersenjata, polisi, Bulan Sabit Merah dan pemerintah daerah Makkah berpartisipasi dalam aktivitas evakuasi medis selama musim haji.*