Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bukti Menunjukkan Gereja Tahu Asusila Para Rohaniwan

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 3 Desember 2011 17:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hirarki Gereja Katolik di Belanda, sudah sejak tahun 1958 tahu tentang kasus pelecehan seksual dan fisik terhadap anak-anak di beberapa lembaganya. Namun mereka gagal menghentikan kejadian tersebut. Acara televisi Belanda menemukan beberapa bukti mengejutkan di arsip-arsip gereja, lansir Radio Nederland (03/12/2011).

Barang bukti terdiri dari sepucuk surat yang ditemukan dalam arsip komisi perlindungan anak Katolik. Surat ditulis seorang hakim yang memperingatkan komisi, beberapa pastor melakukan pelecehan seksual terhadap anak.

Komisi langsung bertindak dan mengirim surat peringataan kepada dewan pengurus pelbagai lembaga Katolik. Walaupun surat rahasia berisi daftar hitam pelaku, tapi hirarki gereja gagal menghentikan kejadian tersebut.

“Hal pertama yang saya temukan dalam arsip ini adalah surat yang bertanggal 20 Nopember 1958 ini. Surat ini membuktikan bahwa pada tahun 1958 komisi perlindungan anak Katolik mengetahui bahwa pelecehan terhadap anak-anak sedang terjadi,” kata Jeroen Kostense, wartawan NCRV.

“Pelecehan seksual dilakukan oleh para pendeta di institusi anak-anak laki-laki Katolik. Apa yang terjadi di sini, dapat terjadi di institusi lain di masa mendatang,” kata Kostense membacakan isi surat tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Surat yang dilampiri dengan daftar hitam nama-nama pelaku itu dikirimkan ke 112 institusi gereja.

“Ini jelas sekali. Ini sangat berarti, karena gereja punya kekuasaan sangat besar seharusnya bisa mencegah agar sehingga anak-anak tidak dilecehkan,” kata Martin de Witte, pengacara dari 200 korban pelecehan seksual oleh rohaniwan gereja, sambil memegang salinan bukti tersebut.

“Gereja seharusnya bisa mengambil langkah untuk menghentikannya. Tapi sebagaimana cerita para korban, pelecehan terus terjadi tanpa pernah dilakukan pemeriksaan,” imbuh De Witte.

Kardinal Simonis mengatakan bahwa pihak gereja tidak mengetahui tentang hal itu. Ia menyangkal fakta tersebut.

Namun, menurut Peter Nissen, profesor studi keagamaan di Universitas Radbound, “Pernyataan ‘kami tidak tahu’ secara historis artinya adalah ‘kami tahu apa yang sedang terjadi tapi kami menutup mata’.”

“Jika Anda melihat bukti baru yang berasal dari tahun 50-an, maka Anda akan mendapat kesan: ‘ya mereka benar-benar mengetahui hal itu. Tapi mereka membicarakannya secara rahasia dan berusaha menutup-nutupinya’,” pungkas Nissen.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gerejakatolikold migrateseks
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gaza Minta Turki Bantu Perbaiki Ratusan Masjid
Tulisan selanjutnya Misi PBB di Libya Diperpanjang 3 Bulan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?