Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

New Zealand Batalkan Visa Mike Tyson

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Oktober 2012 22:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—New Zealand membatalkan visa bagi mantan petinju kelas dunia Mike Tyson yang diundang untuk menghadiri acara amal, karena tersandung salah satu kasus kriminalnya.

Dilansir Euronews (3/10/2012) Tyson, 46, direncanakan hadir dalam sebuah acara pada bulan Nopember mendatang. Namun organisasi amal yang mengundangnya datang ke negara itu membatalkan dukungannya.

Berdasarkan peraturan imigrasi New Zealand, Mike Tyson harus mendapatkan izin pengecualian dari pihak berwenang untuk bisa masuk negara itu, karena ia memiliki catatan kriminal di masa lalu.

Izin pengecualian tesebut sebenarnya telah diberikan oleh Kate Wilkinson selaku associate Menteri Imigrasi. Namun kemudian dia pula yang membatalkannya.

Sementara itu menurut laporan Associated Press, pihak berwenang New Zealand hari Rabu (3/10/2012) membatalkan visa untuk juara tinju kelas berat dunia itu, beberapa hari setelah perdana menteri mengatakan bahwa ia menentang rencana kedatangan Tyson di negaranya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tyson diundang untuk menghadiri acara amal ‘Day of the Champion’.

“Itu merupakan keputusannya,” kata Perdana Menteri New Zealand John Key mengomentari keputusan Wilkinson, kutip Euronews. “Tapi menurut saya dia membuat keputusan yang benar berdasarkan fakta bahwa Life Education Trust telah menarik dukungannya.”

Kedatangan Tyson sangat diprotes oleh organisasi-organisasi wanita, karena Tyson pernah didakwa bersalah melakukan pemerkosaan pada 1991 di Amerika Serikat dan dihukum tiga tahun penjara.

Petinju berjuluk ‘Si Leher Beton’ itu dilahirkan dengan nama Michael Gerard Tyson pada 30 Juni 1966 di New York City, Amerika Serikat. Dia seorang petinju profesional dan mantan juara kelas berat dunia. Kariernya yang sangat menjanjikan terhambat oleh berbagai kasus kriminal. Pria yang dibesarkan di kawasan Bronx itu berganti nama menjadi Malik Abdul Aziz setelah memeluk Islam.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Seorang Mucikari di Pakistan Dihukum Konseling di Masjid
Tulisan selanjutnya Wanita Al Ikhwan Mesir Calonkan diri Jadi Ketua Partai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?