Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekjen OKI Menangis di Pengungsian Rohingya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2013 08:23 8:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2012 08:19
Bagikan
Biksu dan warga Budhis Myanmar memprotes kedatangan OKI
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekretaris jenderal organisasi negara-negara Muslim terbesar didunia menangis ketika melihat warga Muslim Rohingya, yang menjadi korban keganasan warga Budhis Myanmar.

“Saya tidak pernah merasa seperti ini,” kata Ekmeleddin Ihsanoglu Sabtu malam (16/11/2013) di akhir kunjungan ke Myanmar selama tiga hari untuk melakukan pembicaraan dengan wakil presiden, menteri, kelompok antaragama dan lembaga PBB soal nasib Muslim di negara tersebut.

“Saya menangis,” kata Ihsanoglu dikutip Associated Press.

Ihsanoglu menceritakan, ketika mengunjungi kamp-kamp pengungsian di Sittwe dia dan rombongannya dari Organisasi Kerjasama Islam bertemu dengan 5.000 orang pengungsi. Tetapi karena kendala bahasa mereka tidak dapat berkomunikasi.

“Mereka sangat sedih, mereka ketakutan.Mereka senangmelihat kami di sana, kebahagiaan yang diekspresikan dengan tangisan,” kata Ihsanoglu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekjen OKI itu menyampaikan salam, “Assalamu’alaikum”, yang kemudian dijawab dengan baik oleh kerumuman pengungsi.

“Saya suit untuk menjelaskan apa yang saya rasakan. Sangat menyentuh,” kata Ihsanoglu.

Pria asal Turki itu mengatakan, momen yang paling membuatnya sedih adalah ketika melihat begitu banyak orang tinggal di kamp pengungsian yang penuh dengan sampah di pinggiran Sittwe, ibukota negara bagian Rakhine (Arakan).

Sebagian besar pengungsi korban kerusuhan Muslim-Budhis adalah Muslim Rohingya, yang menetap di Arakan sejak berabad lalu sebelum daerah itu dicaplok oleh suku Burma yang memasukkannya ke dalam negara Burma (kini bernama Myanmar).

Anak-anak di pengungsian tidak ada yang pergi ke sekolah. Jika mereka ingin mendapatkan perawatan medis, maka mereka harus membayar uang sogokan yang tinggi.

Sekjen OKI menilai kunjungan delegasinya kali itu ke Myanmar berhasil. OKI mendapatkan janji pemerintah untuk mencari solusi bagi 800.000 warga Rohingya di Myanmar.

Sementara penerima Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi menolak untuk bertemu dengan delegasi OKI.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aspri Soeharto di Balik Tradisi Kirab 1 Suro
Tulisan selanjutnya Di Era Digital, Dominasi Informasi Media Islam lebih Memungkinan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?