Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perusahaan Tamak, Pegawai Coca-Cola Prancis Mogok

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2012 15:56
Bagikan
Rabi Tuvia Hod Hoch-wald saat membela klaim resep Coca-Cola di Jerman.[collive].
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pekerja di pabrik minuman Coca-Cola di Prancis melakukan aksi mogok kerja mengecam kebijakan pemutusan hubungan kerja, padahal perusahaan asal Amerika Serikat itu sedang menikmati kenaikan keuntungan global yang melimpah.

Dilansir France24, para pekerja Coca-Cola di Prancis akan melakukan mogok pada hari Jumat (23/11/2012). Mereka yakin, pemutusan hubungan kerja (PHK) bulan lalu atas 200 pekerja yang kebanyakan di bidang penjualan dan pemasaran, merupakan pucuk gunung es dari restrukturisasi yang dilakukan Coca-Cola.

Serikat pekerja mengkonfirmasi, proses produksi akan berhenti di lima pabrik pengemasan dan tujuh kantor pemasaran di seluruh penjuru Prancis.

“Kami semua yakin bahwa Coca-Cola telah mengeksploitasi krisis finansial guna merestrukturisasi cabangnya di Prancis dan memulai serangkaian pemutusan hubungan kerja,” kata Christia Jurcenoks, dari serikat pekerja di Coca-Cola kepada France24 hari Rabu (21/11/2012). Padahal pada saat yang sama, perusahaan sebenarnya sedang menikmati banyak keuntungan. Pekerja menilai para pemegang saham ingin meningkatkan keuntungan mereka dengan mengorbankan kesejahteraan karyawannya sendiri.

Sebagaimana diketahui, kawasan Eropa sedang dilanda krisis finansial yang mengakibatkan banyak PHK.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya dulu senang bekerja di Coca-Cola, rasanya seperti bagian dari sebuah keluarga besar. Tetapi sekarang, saya malu bekerja di perusahaan ini … mereka sudah menghasilkan keuntungan besar, tetapi bagi para pemegang saham hal itu tidak pernah cukup,” kata seorang pekerja bernama Noelle kepada radio Europe1.

Coca-Cola pada kwartal ketiga 2012 berhasil meningkatkan labanya sebesar 8% yaitu sebesar 2,2 milyar euro dari penjualan di seluruh dunia.

Coca-Cola Prancis tidak memberikan tanggapan saat dihubungi France24 sampai laporan ini diturunkan.

Coca-Cola menjadi salah satu pendukung Zionisme sejak tahun 1966. Perusahaan minuman ringan itu berkali-kali mendapat penghargaan dari pemerintah Zionis dan organisasi Yahudi atas berbagai sumbangsih yang diberikannya demi eksistensi negara Yahudi Israel. Kelompok pro-Palestina selalu memasukkan Coca-Cola ke dalam daftar boikot gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateyahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Zionis Dinilai Pantas Diadili ke Mahkamah Internasional
Tulisan selanjutnya Zionis Salah Kirim Sinyal Peringatan Roket

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?