Hidayatullah.com—Pemerintah Filipina menyatakan beharap dapat mencapai kesepakatan damai dengan Moro Islamic Liberation Front (MILF) pada bulan Maret mendatang, kata salah seorang pejabat pemerintah, Sabtu (26/1/2013) dilansir Xinhua.
Pimpinan tim perundingan pemerintah Manila Miriam Coronel-Ferrer mengatakan, setelah pertemuan resmi ke-35 di Malaysia, pihaknya dan tim perunding MILF “sekarang memiliki proses yang lebih jelas” dan memiliki jadwal yang lebih pasti untuk menuntaskan perundingan perdamaian di antara mereka.
Wanita itu mengatakan, pemerintah Manila berharap kesepakatan komprehensif dapat dicapai bulan Maret ini, setelah menuntaskan perundingan terkait masalah seperti pembagian hasil kekayaan alam serta pembagian normalisasi dan transisi kekuasaan yang dibahas dalam pertemuan Februari besok.
Coronel-Ferrer mengatakan bahwa empat kelompok kerja teknis dan empat lampiran sudah disepakati dalam pertemuan empat hari di Kuala Lumpur baru-baru ini.
Pemerintah dan MILF menandatangani kerangka kesepakatan bulan Oktober 2012, yang merupakan peta jalan pembentukan entitas politik Bangsamoro, yang akan menggantikan Daerah Otonomi Muslim Mindanao dan mengakhiri konflik di selatan Filipina yang telah berlangsung 40 tahun.*