Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dikritik, Turkish Airlines Tunjukkan Alternatif Seragam ‘Muslim’-nya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2013 22:53 10:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2013 22:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menyusul banyak kecaman yang diterimanya terkait sebagian rancangan seragam baru pramugari dan pramugaranya yang dinilai konservatif, Turkish Airlines (THY) akhirnya secara resmi memamerkan seluruh alternatif rancangan seragamnya.

Dalam pernyataannya yang dikutip Hurriyet Daily (11/2/2013) THY menegaskan, ada sejumlah desain berbeda baik dengan ide tradisional maupun modern dan beberapa alternatif warna, seraya menambahkan bahwa desain-desain yang ditampilkan dalam foto hanyalah satu dari sekian banyak alternatif. Alternatif model seragam itu sedang dievaluasi untuk kemudian dipilih rancangan yang dianggap memenuh harapan dan trend global profil dari penumpang Turkish Airlines, imbuhnya.

Seragam rancangan desainer Turki Dilek Hanif itu pertama kali dipublikasikan lewat jejaring sosial Twitter, yang kemudian menyebar di internet dan menyulut kontroversi karena dianggap sangat konservatif dan mirip dengan pakaian era Kekhalifahan Utsmani. (Baca berita sebelumnya “Pakaian Pramugrari Panjang Tertutup Justru Dicela”)

Menyusul pengumuman resmi itu, kontroversi tidak juga surut. Sejumlah pembaca Hurriyet Daily bahkan mengolok-olok pakaian tertutup itu dengan mengatakan bahwa busana-busana itu mirip dengan seragam sekolah Islam.

“Mana kerudungnya?” tulis Nikos T.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka semua seperti orang yang akan pergi haji. Ini didesain untuk AKP!!” tulis pembaca yang menyebut namanya Socialist TRK, menyinggung partai Islam yang berkuasa saat ini di Turki, AKP.

“Kenapa mereka bersikukuh untuk menggunakan kain gorden untuk pakaian wanitanya?” sindir Cezer Skonore.

Turki, negara republik yang namanya diambil dari bahasa Latin Turchia (artinya tanah bangsa Turk) itu memiliki penduduk lebih dari 70 juta, dengan mayoritas sekitar 80% beragama Islam. Penduduk pusat Kekhalifahan Utsmani ini berubah menjadi masyarakat sekuler sejak Mustafa Kemal Pasha melancarkan sekularisasi besar-besaran di segala bidang kehidupan dengan label modernisasi saat berkuasa dari Oktober 1923 hingga Nopember 1938.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapa Saja Calon Mufti Mesir?
Tulisan selanjutnya Coca-Cola Faktor Signifikan Kematian Seorang Wanita Selandia Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?