Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wapres An-Nahda Minta Pimpinannya Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2013 10:07 10:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2013 10:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil presiden partai Islam Tunisia yang berkuasa An-Nahda, Abdulfattah Mourou, menyeru agar pimpinan partainya Rachid Gannouchi (Rasyid al-Ghannusyi) mundur.

Dilansir Al-Arabiya, dalam wawancaranya dengan mingguan Prancis Marianne terbitan hari Jumat (16/2/2013), Mourou berkata bahwa Ganouchi telah membawa Tunisa menuju “kehancuran”.

Mourou mengatakan, dia adalah salah satu orang yang menasehati Perdana Menteri Jibali agar membentuk kebinet teknokrat guna “menyelamatkan negara,” seraya menambahkan bahwa dirinya anggota tim penasehat perdana menteri.

Jibali sedang mencari dukungan politik atas rencana membentuk kabinet teknokrat dan menggusur tokoh partai Islam dari sejumlah pos menteri, menyusul pembunuhan tokoh oposisi sayap kiri pekan lalu yang menimbulkan kekacauan di dalam negeri.

Namun, rencana Jibali itu mendapatkan tentangan dari An-Nahda, yang dituding sebagian pihak bersalah atas pembunuhan Syukri (Chokri) Belaid, yang dikenal sebagai pengkritik keras pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jibali memperingatkan akan terjadinya kekacauan jika dirinya tidak juga membentuk pemerintahan baru sampai pertengahan pekan dan mengancam akan mengundurkan diri jika susunan kabinetnya tidak direstui parlemen yang dikuasai An-Nahda.

Mourou menuding Ghannusyi mengubah Partai An-Nahda menjadi “urusan keluarga.”

“(Partai) itu dipimpin oleh orang-orang yang tidak terbuka terhadap realitas dan moderitas. Ini bencana,” imbuhnya.

An-Nahda berencana menggelar demonstrasi besar-besaran di Tunis pada hari Sabtu ini, guna membela haknya untuk mengatur negara sebagai hasil kemenangan dari pemilihan umum Oktober 2011, dan untuk menyudutkan Jibali yang sebelumnya terlibat perseteruan dengan sejumlah pengurus partai itu.

An-Nahda dulu merupakan gerakan bernama Harakah An-Nahda, yang sebelumnya bernama Harakah al-Ittijah al-Islam yang dibentuk dengan latar belakang pemikiran tokoh Al-Ikhwan al-Muslimun Sayyid Qutb dan juga Abul A’la Maududi. Organisasi ini seperti halnya organisasi dan pergerakan Islam lain mendapat tekanan selama Tunisia dikuasai oleh rezim Ben Ali.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ACT Berangkatkan Tim Ketiga Menuju Suriah
Tulisan selanjutnya Anggota DPR: UU Pendanaan Teroris Tidak ‘Jebak’ Umat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?