Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Imam Berceramah Politik di Masjid Akan Dipecat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Maret 2013 11:18 11:18 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Maret 2013 11:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah negeri bagian Kuala Terengganu mengaku akan bertindak atas imam di negeri itu bila ditemukan mengadakan ceramah atau ceramah berunsur politik di dalam masjid.

Komisioner Urusan Agama Maidam Datuk Mohd Rozali Ishak, dikutip Kantor BERNAMA, Malaysia, Jumat (15/03/2013) mengatakan perbuatan itu bertentangan dengan tugas hakiki mereka yaitu imam shalat dan membacakan khutbah saat shalat Jumat saja.

“Kita ada terima laporan dari beberapa daerah yang mengatakan imam-imam ini mengadakan ceramah politik dalam masjid. Ini satu kesalahan karena tugas utama adalah imam shalat dan membaca khutbah, bukan mengambil peluang berpolitik, “katanya kepada wartawan.

Menurutnya, dalam periode dua tahun lalu, belum ada imam di negeri itu yang diberi sanksi akibat dianggap terlibat politik secara terang-terangan.

“Namun untuk tahun ini, jika imam-imam tersedia masih melanjutkan kesalahan mereka, kita akan siasat dan membuat laporan kepada komite tatatertib,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika kesalahan yang ditemukan agak serius, komite tatatertib bisa mengambil tindakan yang lebih serius sehingga kita bisa memecat imam tersebut, ” tambahnya.

Menurutnya tindakan tatatertib itu mencakup imam pegawai negeri yang dibayar oleh pemerintah dan juga imam mukim yang hanya menerima tunjangan dari pemerintah.

Menurutnya, seorang imam tidak boleh menyalah gunakan kekuasaan dengan menjadikan masjid ‘pentas politik’ sehingga memecah belah persatuan bangsa.

Seperti diketahui, di Malaysia tidak semua orang boleh menjadi imam masjid. Imam masjid diwajibkan memiliki izin khusus yang dikeluarkan oleh pemerintah. Jika lolos barulah dia bisa menjadi imam. Meski demikian, imam masjid tak bisa sembarangan ceramah, apalagi masalah politik.

Selain itu, di Malaysia, imam masjid berstatus sebagai pegawai negeri yang gajinya dibayar pemerintah. Sehingga isi khutbahnya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan pemerintah atau raja.

Ini sangat berbeda dengan di Indonesia, di mana hampir semua masjid adalah mandiri dalam pendanaan. Selain itu, sikap seperti ini pernah dilakukan era Soeharto antara tahun 80-90-an sudah tidak laku lagi diterapkan. Dalam hal ini, sikap pemerintah Malaysia termasuk primitive.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Garuda Siapkan Pesawat Khusus Penerbangan Umrah
Tulisan selanjutnya Netanyahu Umumkan Koalisi Baru Pemerintah Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?