Hidayatullah.com—Sekali lagi rezim Suriah pimpinan Bashar al-Assad mendapatkan tamparan politik, menyusul dibukanya kedutaan besar di Doha, Qatar, oleh oposisi Suriah.
Setelah berhasil menduduki kursi perwakilan Suriah di Liga Arab, oposisi hari Rabu (27/3/2013) untuk pertama kalinya membuka kantor kedutaan di ibukota Qatar.
Meskipun sudah mengundurkan diri pada 24 Maret kemarin, bekas pimpinan oposisi Muaz Alkatib ikut menghadiri pembukaan kedutaan oposisi Suriah tersebut. Kepada wartawan dia menyuarakan keprihatinannya kepada dunia internasional yang tidak bertindak lebih lanjut untuk membantu mengakhiri rezim Bashar al-Assad.
“Ada keinginan internasional untuk menghentikan revolusi ini dari mendapatkan kemenangan. Saya katakan bahwa rakyat yang telah melawan ketidakadilan dan tirani ini akan terus dan tidak akan berhenti, bagaimanapun adanya keputusan internasional,” kata Alkatib dikutip Euronews.
Koresponden Euronews di Doha melaporkan, pemberian kursi Suriah kepada oposisi di Liga Arab dan pembukaan kantor kedutaan di Doha merupakan langkah untuk memperkuat pengakuan kelompok oposisi tersebut sebagai perwakilan yang sah dari rakyat Suriah.*