Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rusia Usir Diplomat AS dan Ungkap Agen CIA

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2013 21:10 9:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2013 21:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Rusia mengungkap nama orang yang diduga sebagai pimpinan intelijen Amerika Serikat CIA di Moskow, menyusul dugaan Kremlin tentang upaya intelijen AS membajak agen intelijennya.

Tindakan Moskow itu dilakukan menyusul pengusiran atas diplomat AS Ryan Fogle, yang diyakini pemerintah Kremlin berusaha merekrut seorang intel Rusia untuk dijadikan mata-mata yang mengabdi kepada Washington.

Fogle, yang diduga merangkap agen CIA, ditangkap hari Selasa (14/5/2013). Saat itu Fogle menggunakan rambut palsu berwarna pirang dan ditahan sebentar oleh aparat Rusia.

Rusia mengatakan bahwa pihaknya pernah memperingatkan kepala kantor CIA Moskow pada tahun 2011 agar berhenti melakukan tindakan “provokatif” merekrut mata-mata yang mau bekerja untuk Amerika Serikat.

Seorang pejabat intelijen Rusia FSB yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Interfax hari Jumat (17/5/2013), bahwa jika upaya merekrut mata-mata itu terus dilakukan, maka FSB akan “melakukan hal serupa” terhadap para agen-agen CIA.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan itu memberikan nama lengkap dari orang yang diduga sebagai kepala CIA di Moskow. Namun, tidak jelas apakah orang yang sama masih menempati jabatan itu, tulis BBC tanpa menyebut nama orang tersebut.

Fogle disebut-sebut sebagai sekretaris ketiga di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Moskow. Dia telah dinyatakan “persona non grata” oleh pemerintah Moskow, dengan alasan yang disebut Kementerian Luar Negeri Rusia sebagai “tindakan provokatif dalam semangat Perang Dingin.”

Dia telah diperintahkan meninggalkan Rusia, namun tidak jelas apakah Fogle sudah benar-benar meninggalkan negara itu.

Rusia mengatakan, Fogle ditangkap saat berusaha merekrut seorang agen kontraterorisme FSB di Kaukasus.

Koran Kommersant melaporkan, Fogle sedang menyelidiki para tersangka bom Maraton Boston yang berasal dari kawasan Kaukasus.

FSB mengatakan, seorang diplomat Amerika lain yang juga menjabat sebagai sekretaris ketiga, diduga bekerja sebagai mata-mata dan telah ditangkap dan diusir dari Rusia pada bulan Januari lalu.

Para pejabat AS menolak untuk memberikan komentar mengenai nama orang yang diduga Kremlin sebagai kepala CIA di Moskow itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hari Ke-100 Mogok Makan Guantanamo, Aktivis Kirim Petisi ke Washington
Tulisan selanjutnya JK ingin Ponpes Majukan Pengetahuan Bisnis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?