Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Sekjen: Hizbullah Memprovokasi Dunia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2013 08:45 8:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juni 2013 08:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan sekretaris jenderal Hizbullah, Subhi al-Tufayli, mengkritik kelompok bersenjata Syiah asal Libanon itu atas intervensi militernya ke Suriah.

Dalam wawancara televisi dengan Al-Arabiya yang ditayangkan hari Jumat (7/6/2013), Al-Tufayli mengatakan bahwa organisasi yang pernah dipimpinnya itu “telah memprovokasi seluruh dunia.”

Tufayli, yang memimpin Hizbullah dari tahun 1989 sampai 1991, mengatakan tidak dapat “membayangkan” mengapa pemimpin Hizbullah saat ini, Hassan Nasrallah, melawan semua pihak yang berselisih dengannya dengan cara menantang mereka berperang di Suriah.

“Kita meminta siapa saja yang berbeda dengan kita untuk berperang di Suriah itu seperti kita mengundang 1,3 milyar orang [Muslim Sunni] memerangi kita,” kata Tufayli menanggapi pernyataan Nasrallah yang menantang lawannya.

Menurut Tufayli, Hizbullah akhirnya harus mengakui kekalahan besarnya dalam pertempuran untuk merebut kota Qusayr. Dan Hizbullah hanya bisa masuk ke daerah itu setelah pasukan oposisi menarik diri karena kehabisan amunisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Di Qusayr tidak ada kekuatan [lawan] sesungguhnya yang dikalahkan,” tegas Tufayli.

Tokoh Syiah itu menambahkan, “Proyek Hizbullah sebagai partai perlawanan yang bekerja untuk menyatujan dunia Islam telah gagal.”

“Dia bukan lagi partai yang membela ummat, melainkan menggerogoti ummat,” imbuhnya.

Tufayli menegaskan, Hizbullah telah memulai perang sektarian dan “membuka pintu pemberontakan.”

Lebih lanjut mantan pemimpin Hizbullah itu mengatakan bahwa Iran adalah pihak yang mengendalikan kelompok Syiah itu, yang bertanggungjawab mendorong kelompok bersenjata itu ikut campur dalam perang di Suriah.

Tufayli kehilangan jabatannya di Hizbullah dan menyerahkannya ke Abbas al-Musawi pada tahun 1991. Setahun kemudian pada 1992 Tufayli keluar dari Hizbullah setelah menuding kelompok itu menjadi “lunak” terhadap pemerintah Libanon. Dia kemudian mengkritik kebijakan-kebijakan Hizbullah, antara lain tentang keikutsertaan kelompok bersenjata itu dalam pemilihan umum dan berkoalisi dengan pemerintah Libanon.

Setelah itu Tufayli membentuk kelompok lain yang diberinya nama “Revolusi Orang Lapar”, dengan sikap menentang kebijakan-kebijakan pemerintah Libanon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peringati Ira’ Mi’raj PPI Yaman Adakan Diskusi Ilmiah
Tulisan selanjutnya Aktris Wanita Jadi Terdakwa Pengirim Surat Beracun ke Obama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?