Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ibu dan Saudara Lelaki Pelaku Bom di New York City Ditahan di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2016 20:02 8:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2016 20:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ibu dan seorang saudara lelaki dari tersangka pelaku pemboman di New York City Ahmad Rahmani telah ditahan di Afghanistan, setelah berusaha kembali ke Amerika Serikat. Mereka diturunkan dari pesawat, kata ayah tersangka kepada ABC News seperti dilansir Reuters.

Ayah tersangka, Mohammad Rahami, dalam wawancara yang dimuat di situs ABC hari Rabu (28/9/2016) mengatakan bahwa istrinya, Najiba, dan seorang putranya, Qassim, sedang berada di Dubai ketika mereka ditarik keluar dari penerbangan menuju AS dan ditanyai oleh pihak berwenang selama 16 jam.

Otoritas di Dubai kemudian mengirim keduanya ke Kabul, kata Mohammad Rahami.

“Kenapa [mereka] mengirim putra saya kembali ke Afghanistan Dia warganegara AS. Kalian ada masalah? Bawa dia pulang, [jangan] kirim dia ke negara lain,” kata Mohammad Rahami soal putranya, Qassim.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Reuters belum dapat mengkonfirmasi bahwa ibu-beranak itu benar-benar ditahan di Afghanistan.

Ahmad Rahami, warga naturalisasi AS berusia 28 tahun, pindah ke Amerika Serikat dari Afghanistan bersama keluarganya saat berusia 7 tahun. Keluarga itu tinggal di Elizabeth, New Jersey, dan membuka restoran ayam goreng.

Ahmad Rahami menghadapi dakwaan federal terkait pemboman pada Sabtu 17 September lalu yang melukai 31 orang di Manhattan dan kaitannya dengan bom-bom yang ditemukan di beberapa lokasi di New Jersey. Tidak ada korban tewas dalam ledakan-ledakan itu.

Pemuda itu ditahan di sebuah rumah sakit di Newark, New Jersey, sejak ditangkap pekan lalu dalam keadaan terluka akibat baku tembak dengan polisi.

Pihak penyidik telah menelusuri sejarah perjalanan Rahami ke Afghanistan dan Pakistan. Menurut kejaksaan dia dimotivasi oleh pemahaman militan Islam, merujuk pada sebuah jurnal yang dibawanya ketika ditangkap.

American Civil Liberties Union hari Senin kemarin mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan hukum sementara kepada Rahami, mengingat tersangka tidak memiliki akses untuk mendapatkan pengacara.

Pihak berwenang mengatakan Rahami secara fisik tidak bisa hadir di pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komnas HAM: Penyediaan Rusun Korban Penggusuran Manipulatif
Tulisan selanjutnya Pimpinan MPR: Tokoh Bangsa Jangan Lagi Pikirkan Cari Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?