Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bangladesh Tak Akui Muslim Rohingya di Saudi Sebagai Warga

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Juli 2013 06:55 6:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Juli 2013 06:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan ribu orang Muslim Myanmar (Rohingya) yang tinggal di Kerajaan Arab Saudi dan memegang paspor Bangladesh diminta pemerintah di Dhaka untuk melepaskan paspor mereka.

Menteri Kesejahteraan Ekspatriat Bangladesh Mosharraf Hossain baru-baru ini mengatakan, sekitar 500.000 Rohingya tinggal di Saudi dengan memegang paspor Bangladesh.

Kebanyakan Muslim Myanmar di Saudi merupakan pengungsi yang menyelamatkan diri dari pembantaian oleh kaum Budhis di Arakan tahun 1978-1979 yang mendapatkan paspor dari pemerintah Bangladesh, negara tetangga Myanmar (Burma).

Pakistan memberikan Rohingya paspor dengan mencantumkan kode ‘BM’ (Burmesse Muslim), tanpa mengakui mereka sebagai warga negaranya.

Sementara pemerintah militer di Dhaka dulu memberikan mereka paspor dengan kewarganegaraan Bangladesh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Hal itu bukan saja kesalahan sejarah, tetapi juga pelanggaran hukum,” kata Menteri Luar Negeri Bangladesh Dipu Moni kepada Dhaka Tribune dikutip Arab News Ahad (21/7/2013).

“Paspor tidak bisa dikeluarkan untuk orang asing. Kami sedang berusaha untuk mengoreksi kesalahan yang diperbuat pemerintah negara ini kala itu,” dalih wanita menteri luar negeri Bangladesh itu.

Moni mengatakan bahwa pemerintah Riyadh memintanya untuk mengeluarkan dokumen yang menyatakan melucuti kewarganegaraan Rohingya. Disamping itu, pemerintah Saudi juga meminta informasi penting yang diperlukan untuk rehabilitasi status Muslim Myanmar di Arab Saudi.

“Kami tidak ingin Muslim Rohingya menderita, tetapi mereka harus melepaskan kewarganegaraan Bangladesh,” kata Moni.

Wanita itu mengatakan, kebijakan masalah Rohingya yang dibuat oleh Partai Nasionalis Bangladesh yang sekarang menguasai pemerintahan Dhaka itu untuk kepentingan politiknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Tolak Manusia Perahu, PNG Disuruh Menampung
Tulisan selanjutnya Pemerintah Narathiwat Sediakan Ifthar 15 Ribu Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?