Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika dan Rusia Saling Menjatuhkan Sanksi Terkait Krimea-Ukraina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Maret 2014 10:42 10:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2014 10:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Amerika Serikat Barack Obama hari Kamis (20/3/2014) memperluas sanksi ekonomi terhadap Moskow, menarget 20 individu di dalam dan luar pemerintahan, berikut sebuah bank Rusia yang menyokong mereka, lansir Alarabiya.

Obama memperingatakan, apa yang dilakukan Moskow terhadap wilayah Ukraina di Krimea akan merugikan Rusia. Obama juga mengatakan telah menandatangani surat perintah yang mengizinkan AS untuk menghukum sektor-sektor kunci perekonomian Rusia.

Obama mengatakan tindakan Washington itu diambil sebagai akibat dari keputusan yang diambil Rusia yang ditolak oleh masyarakat internasional.

Sanksi Amerika itu diumumkan menyusul sanksi ekonomi yang dijatuhkan sepekan sebelumnya atas 11 individu yang menurut Amerika terlibat dalam pertikaian soal Ukraina.

Rusia mengerahkan tentaranya ke Krimea tiga pekan lalu dan sejak itu mereka menguasai dan mengendalikan daerah semenanjung milik Ukraina tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Washington menyatakan tindakan Rusia itu melanggar hukum internasional dan Amerika tidak mengakui aneksasi atas semenanjung itu.

Sementara itu pada hari Kamis yang sama, Rusia melancarkan sanksi atas Amerika Serikat, melarang 9 orang pejabat AS berpergian, terdiri dari 6 senator dan 3 pembantu Obama.

Pengumuman itu disampaikan hanya beberapa menit setelah Obama menjatuhkan sanksi atas Rusia.

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan, tidak diragukan lagi bahwa serangan keras akan dihadapi dengan sikap serupa.

Kementerian Rusia itu mengatakan bahwa penggunaan instrumen berupa sanksi oleh Washington akan menjadi bumerang bagi Amerika sendiri.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengaku Bukan Anggota, Menantu Bin Ladin Bantah Terlibat Serangan 9/11
Tulisan selanjutnya Turki Bungkam Kicauan Burung Twitter

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?