Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tolak Hukuman Mati, 5 Pendukung Ikhwan Meninggal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Maret 2014 12:11 12:11 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Maret 2014 08:09
Bagikan
Bentrok aparat dengan pendukung Ikhwan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya lima orang meninggal dalam sebuah bentrokan di Kairo di tengah protes oleh pendukung kelompok Al Ikhwan al Muslimun Mesir,  pasca vonis hukuman mati terhadap 529 anggota Al Ikwan al Muslimun.

Sebelumnya, ratusan pendukung Ikhwanul Muslimin turun jalan dalam sebuah protes tersebar di seluruh Mesir hari Jumat (28/03/2014) kemarin.

Dalam laman website-nya, koran Al Dustour mengatakan, salah satu wartawannya, Mayada Ashraf ikut menjadi korban.

Kantor berita milik pemerintah MENA mengutip seorang pejabat kementerian dalam negeri yang tidak disebutkan namanya mengatakan lima warga tewas dan menyalahkan pendukung Ikhwan  dalam bentrokan tersebut.

Sementara itu Partai Keadilan dan Kebebasan, salah satu sayap politik Ikhwan menerbitkan sebuah pernyataan di halaman Facebook -nya dan menyalahkan pasukan keamanan atas kematian sang wartawan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman mati untuk 529 pendukung presiden terguling Mohammad Mursy dan anggota al Ikhwan al Muslimun. Vonis hukuman mati itu disampaikan dalam sidang kedua yang digelar di kota Minya, Senin (24/03/2014), di sebelah selatan Kairo.

Putusan Pengadilan Mesir hari Senin  tersebut dinilai sebagai kasus tercepat, dengan hukuman mati terbesar dalam sejarah peradilan Mesir. Tak urung berbagai kecaman datang dari berbagai belahan dunia. Termasuk Amerika dan PBB.

Mursy, adalah presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, yang kemudian digulingkan oleh pihak militer pada 3 Juli 2013 dalam sebuah gerakan yang dipicu kerusuhan yang semakin meluas dan membelah masyarakat negara itu.

Kelompok hak asasi manusia Amnesty International mengatakan paling sedikit 1.400 orang trerbunuh dalam kekerasan di seluruh Mesir sejak saat itu, sementara ribuan lainnya ditangkap dan dipenjara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunal Sisibentrokjatuhnya MursyMesirPengadilan Ikhwanul Muslimin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vonis Mati 529 anggota Ikhwanul Muslimin dinilai Zalim dan Tidak Adil
Tulisan selanjutnya LDKI minta Indonesia untuk pelopori OKI menekan junta militer Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?