Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jerman Tetapkan Kelompok Penggalang Dana Hizbullah Ilegal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 April 2014 08:29 8:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 April 2014 08:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Jerman hari Selasa (8/4/2014) menyatakan sebuah kelompok penggalang dana untuk Hizbullah sebagai organisasi terlarang dan memeriksa para anggotanya yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan pihaknya telah menyatakan “Waisenkinderprojekt Libanon” (Proyek Anak Yatim Libanon) sebagai organisasi terlarang dan keputusan itu berlaku segera.

“Nama kelompok itu menutupi tujuan mereka yang sebenarnya,” kata sekretaris kementerian Emily Haber dalam pernyataannya dikutip AFP.

Organisasi yang berbasis di barat kota Essen itu telah mengumpulkan dana 3,3 juta euro atau sekitar US$4,6 juta dari donasi antara tahun 2007 hingga 2013 untuk Lebanese Shahid Foundation, sebuah bagian integral dari kelompok teroris Syiah asal Libanon, Hizbullah.

Kementerian mengatakan, dana tersebut dipakai untuk merekrut serdadu bayaran yang mau berperang melawan Israel dan juga melakukan aksi-aksi teror. Uang itu juga dipergunakan untuk membayar kompensasi kepada keluarga pelaku bom bunuh diri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere mengatakan dalam pernyataannya bahwa organisasi yang langsung mapun tidak langsung berakar di tanah Jerman itu menentang eksistensi negara Yahudi Israel.

De Maiziere mengatakan tujuan dari kelompok tersebut bertentangan dengan konstitusi Jerman.

Sekitar 160 personel polisi dikerahkan untuk menggeledah tempat organisasi itu di 6 negara bagian. Mereka berhasil menyita uang tunai, sejumlah komputer serta 120 kotak file.

Dua rekening bank dengan total 104.000 euro telah dibekukan, tetapi tidak ada orang yang ditangkap.

Kementerian mengatakan telah mengamati gerak-gerik Waisenkinderprojekt Libanon yang memiliki sekitar 80 anggota sejak 2009.

Pihak berwenang mengatakan, sekitar 1.000 orang pendukung Hizbullah tinggal di Jerman.

Uni Eropa bulan Juli 2013 memasukkan sayap militer Hizbullah sebagai organisasi teroris. Namun, sayap politiknya tetap diakui sebagai sebuah partai politik, yang saat ini menjadi bagian dari koalisi pemerintah Libanon.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bencana Kekeringan Mengincar Suriah, Jutaan Jiwa Terancam Kelaparan
Tulisan selanjutnya Semua Wanita Asing di Saudi Wajib Disidik Jari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?