Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gedung Putih Tak Sengaja Ungkap Nama Kepala CIA di Kabul

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Mei 2014 07:17 7:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Mei 2014 07:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gedung Putih secara tidak sengaja memasukkan nama kepala intelijennya di Kabul, Afghanistan, dalam sebuah daftar nama yang akhirnya tersebar ke tidak kurang dari 6.000 jurnalis.

Kebocoran informasi itu terjadi pada hari Ahad (25/5/2014) saat Presiden Barack Obama terbang menuju pangkalan militer di Bagram dalam kunjungan mendadak ke Afghanistan.

Kepala CIA itu diidentifikasikan sebagai “Chief of Station” di Kabul, sebuah istilah yang digunakan CIA untuk menyebut pejabat tertingginya yang ditempatkan di sebuah negara.

Washington Post (26/5/2014) dalam laporannya menulis, pihaknya tidak menyebutkan nama kepala CIA di Kabul itu atas permintaan pejabat pemerintahan Obama. Alasannya, jika diungkapkan ke publik maka orang tersebut dan keluarganya terancama bahaya.

CIA dan Gedung Putih menolak untuk berkomentar terkait hal tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat CIA itu merupakan satu dari15 pejabat Amerika Serikat yang ikut ambil bagian dalam pertemuan dengan Obama di pangkalan udara Bagram.

Selain kepala CIA itu, ikut dalam pertemuan antara lain Duta Besar AS di Kabul James B Cunningham dan Jenderal Marinir Joseph F Dunford Jr, komandan pasukan AS dan koalisi di Afghanistan.

Nama-nama mereka masuk dalam daftar nama yang diberikan militer AS kepada kantor pers Gedung Putih, yang kemudian menyebarkannya ke wartawan.

Penyebutan nama kepala CIA itu pertama kali disadari oleh Kepala Biro Washington Post di Gedung Putih Scott Wilson usai mengirimkan “pool report” (ringkasan laporan hasil liputan yang dimaksudkan untuk dibagikan kepada jurnalis dan kantor berita lain yang tidak mengikutinya secara langsung) kepada pejabat press, yang kemudian menyebarkannya lewat email ke 6.000 penerima.

Awalnya pejabat pers Gedung Putih tidak keberatan setelah diberitahukan oleh Wilson, sebab nama-nama itu sejak awal diberikan oleh pejabat kemiliteran AS untuk disebarkan ke media. Namun kemudian para pejabat di Gedung Putih menyadari kekeliruannya dan mengirimkan daftar revisi yang tidak mencantumkan nama kepala CIA di Kabul.

Beberapa tahun terakhir setidaknya 3 nama kepala CIA di Pakistan terungkap. Dalam satu kasus, seorang pejabat CIA mendapatkan ancaman mati setelah identitasnya terbongkar, sehingga memaksa instansinya segera menariknya keluar dari negara itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Minta Interpol Tangkap 4 Komandan Zionis Terkait Kasus Mavi Marmara
Tulisan selanjutnya Partai An Nur Buktikan Janjinya “Coblos” As Sisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?