Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Atasi Kemiskinan, Bolivia Bolehkan Anak Usia 10 Tahun Bekerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juli 2014 01:33 1:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juli 2014 23:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para politisi di Bolivia menyetujui rancangan undang-undang yang memperbolehkan anak usia 10 tahun bekerja dengan syarat-syarat tertentu guna menangani masalah kemiskinan ekstrim.

Kongres meloloskan RUU itu secara konsensus hari Rabu (2/7/2014), di mana dinyatakan bahwa majikan harus memperhatikan kesehatan fisik dan mental para pekerjanya, serta mencegah terjadinya eksploitasi, lansir AFP.

Secara formal batas usia pekerja anak dalam peraturan itu adalah 14 tahun, kata senator Adolfo Mendoza. Namun, untuk keadaan yang memenuhi kriteria tertentu anak-anak berusia 12 tahun boleh bekerja untuk orang lain –sebagaimana diperbolehkan oleh konvensi internasional– bisa dipekerjakan, dan usia 10 tahun jika bekerja untuk dirinya sendiri.

Para senator menekankan bahwa syarat yang wajib dipenuhi adalah si anak bekerja secara sukarela dan bukan karena paksaan orang lain, dengan persetujuan dari orangtua atau wali serta lembaga ombudsman.

Javier Zavaleta, salah satu pendukung diberlakukannya peraturan itu, mengatakan bahwa kebijakan baru tersebut membantu membebaskan Bolivia dari kemiskinan ekstrim pada tahun 2025.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Zavaleta mengatakan, kemiskinan ekstrim adalah salah satu faktor, bukan faktor utama, dari masalah buruh anak.

Peraturan sebelumnya yang membatasi usia pekerja anak minimum 14 tahun tanpa pengecualian mendapat kecaman dari sebagian pihak, pasalnya di Bolivia anak bekerja sejak usia dini karena tuntutan kebutuhan.

Peraturan itu juga mengatur soal adopsi, pengasuhan dan pendidikan anak dengan kebutuhan khusus.

Bagi para pelanggar peraturan tersebut hukuman penjara maksimum 30 tahun menanti.

RUU itu harus ditandantangi Presiden Evo Morales agar bisa diimplementasikan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taliban Bakar Ratusan Truk Tangki Suplai BBM Pasukan NATO
Tulisan selanjutnya Sofjan Wanandi: Minoritas Jangan Takut, Pak Luhut Beri Jaminan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?