Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peta Tulisan Tangan Rute Perjalanan Lawrence of Arabia akan Dilelang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 September 2014 18:03 6:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 September 2014 18:03
Bagikan
Peta tulisan tangan rute perjalanan Lawrence of Arabia di Jazirah Arab.
Bagikan

Hidayatullah.com–Peta wilayah utara jazirah Arab pada masa Perang Dunia I yang digambar dengan tangan oleh Lawrence of Arabia akan dilelang pada 4 Nopember mendatang.

Peta itu merupakan sketsa yang digambar sendiri oleh Thomas Edward Lawrence pada tahun 1917, yang mencatat periode penting dalam sejarah revolusi Arab menentang Kekhalifahan Utsmani di Turki.

Menurut reporter Ahram Online di London (11/9/2014) rumah lelang terkemuka di Inggris, Sothesby’s, berharap peta itu terjual dengan harga 70.000-100.000 euro [1 euro sekitar 15.300 rupiah].

Peta tersebut menggambarkan perjalanan Lawrence menyeberangi gurun Arab, yang sekarang dikenal sebagai Kerajaan Arab Saudi, pada Mei 1917. Itu merupakan satu-satunya perta tulisan tangan Lawrence yang menunjukkan secara terperinci rute yang dilaluinya menjelang jatuhnya pelabuhan Aqaba di Laut Merah pada tahun yang sama, yang dipandang oleh sejarawan sebagai kemenangan besar Arab atas Kekhalifan Utsmani.

Lawrence merupakan intelektual dan prajurit Inggris yang memainkan peran penting dalam memobilisasi revolusi Arab pada masa Perang Dunia I dan terkenal dengan julukan “Lawrence of Arabia”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut dokumen Inggris, pada tahun 1914 Lawrence ikut dalam sebuah ekspedisi menjelajahi wilayah utara Semenanjung Sinai untuk melakukan kegiatan mata-mata yang disamarkan sebagai kegiatan eksplorasi ilmu pengetahuan.

Ketika perang pecah, dia menjadi agen intelijen di Kairo. Pada Juni 1916, Arab mulai bangkit menentang kekuasaan Turki (pusat Kekhalifahan Utsmani), yang merupakan sekutu dari Jerman. Revolusi Arab itu didorong dan didukung sepenuhnya oleh Inggris. Lawrence menjadi penghubung dan penasihat Faisal, putra pemimpim perlawanan Arab, Syarif Hussein dari Makkah.

Royal Society of Asian Affairs saat ini merupakan pemilik peta tersebut, yang belum lama dipamerkan di Imperial War Museum di London dan Australian War Memorial di Canberra.

Lawrence menyalin dengan hati-hati peta tersebut ke selembar kertas kalkir. Kertas itu ditandatanganinya dan diberi catatan “ini satu-satunya gambar salinannya, jadi tolong jangan keburu dihilangkan.”

Lawrence meninggalkan kesatuannya di Royal Air Force, angkatan udara Kerajaan Inggris, pada Februari tahun 1935 dan meninggal pada 19 Mei akibat kecelakaan motor.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari 50 Ribu Orang di Jepang Berusia Seabad
Tulisan selanjutnya Jamaah Indonesia Mulai Ramaikan Masjidil Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?