Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Swedia Ingin Kriminalkan Warganya yang Jajan Seks di Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2014 18:54 6:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Oktober 2014 18:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah koalisi yang baru di Swedia berusaha untuk menjadikan jajan seks warganya di luar negeri sebagai tindakan yang dapat dikenai sanksi hukum sekembalinya ke Swedia.

Saat ini, di Swedia bekerja sebagai pelacur adalah legal, tetapi pada saat yang sama orang membayar untuk mendapatkan pelayanan seks dianggap melanggar hukum. Menurut kepolisian, jumlah pekerja seks di Swedia turun duapertiga sejak peraturan itu diberlakukan 15 tahun silam.

Koalisi Partai Sosial Demokrat dan Partai Hijau ingin memperluas cakupan peraturan tersebut, di mana ketentuan yang sama juga diberlakukan atas orang-orang Swedia yang jajan seks di luar negeri.

Namun keinginan koalisi pemerintah itu tidak disetujui oleh partai penguasa sebelumnya Aliansi di Swedia dan Partai Demokrat Swedia.

Dilansir The Local Senin (7/10/2014), Johan Perhrson jurubicara Partai Liberal kepada jaringan televisi SVT mengatakan bahwa mencari pelaku kriminal semacam itu di luar negeri merupakan kerja yang menghamburkan sumber daya kepolisian

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Lebih penting memerangi kejahatan seks serius yang terjadi di dalam negeri Swedia, khususnya kejahatan yang menarget anak-anak,” ujarnya.

Richard Jomshof dari Partai Demokrat Swedia juga tidak setuju dengan usulan koalisi pemerintah itu.

“Kami menolak. Meskipun kami menentang jajan seks di Swedia, itu tidak sama dengan mengintervensi peraturan di negara lain,” kata Jomshof, yang menilai negara lain punya aturan berbeda dengan Swedia soal jajan seks.

Para penentang usulan pemerintah itu berargumen bahwa adalah sebuah kekeliruan jika pemerintah menghukum seseorang karena melakukan suatu perbuatan yang dianggap legal di negara lain, meskipun di negaranya sendiri dilarang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kekerasan Terhadap Anak Terkait Ritual Roh Jahat Meningkat di London
Tulisan selanjutnya Kepulangan Jamaah Haji Indonesia Dimulai Kamis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?